Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jepang Cabut Seluruh Peringatan Tsunami Setelah Gempa M7,5 di Aomori

Thalatie K Yani
09/12/2025 05:54
Jepang Cabut Seluruh Peringatan Tsunami Setelah Gempa M7,5 di Aomori
Pemerintah Jepang mencabut seluruh peringatan tsunami setelah gempa M7,5 mengguncang lepas pantai Aomori(Media Sosial X)

PEMERINTAH Jepang mencabut seluruh peringatan tsunami, Selasa (9/12) pagi, beberapa jam setelah gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang kawasan lepas pantai Prefektur Aomori sekitar pukul 23.15 waktu setempat, Senin (waktu Jepang). Guncangan tersebut sempat memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Hokkaido, Aomori, dan Iwate.

Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mencatat skala intensitas seismik upper-6 pada skala shindo di Kota Hachinohe, Prefektur Aomori. JMA menyebut gempa terjadi di kedalaman sekitar 50 kilometer.

NHK melaporkan peringatan tsunami kemudian diturunkan menjadi imbauan pada Selasa dini hari, setelah gelombang setinggi hingga 70 sentimeter terdeteksi di sejumlah titik. Meski demikian, JMA tetap meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Chief Cabinet Secretary Minoru Kihara mengatakan pemerintah tengah mengumpulkan informasi mengenai korban maupun kerusakan properti. Sebuah kantor manajemen krisis juga dibentuk di Kantor Perdana Menteri sebagai respons cepat atas peristiwa tersebut.

“Berdasarkan instruksi dari perdana menteri, kami mengerahkan seluruh sumber daya untuk menilai kerusakan, melakukan operasi pencarian dan penyelamatan, serta melaksanakan langkah-langkah darurat penanggulangan bencana dengan mengutamakan keselamatan nyawa manusia,” ujarnya dalam konferensi pers.

Hingga Selasa pagi, tidak ada laporan kerusakan signifikan pada infrastruktur. Pemerintah juga memastikan seluruh pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang tidak mengalami kelainan. Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) melalui akun resminya di X menyampaikan Tokyo telah menginformasikan tidak adanya gangguan pada fasilitas nuklir, termasuk PLTN Fukushima Daiichi (Fukushima No. 1). IAEA sebelumnya menyebut pelepasan air olahan radioaktif di Fukushima sempat dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan.

Beberapa ratus rumah di wilayah Hokkaido dan Tohoku sempat mengalami pemadaman listrik. Hokkaido Electric Power dan Tohoku Electric Power melaporkan seluruh pasokan telah pulih pada pukul 05.00, Selasa.

NHK sebelumnya melaporkan sejumlah armada militer Jepang, dua jet tempur F-2 dari Pangkalan Udara Hyakuri di Ibaraki, satu helikopter patroli SH-60 dari Pangkalan Angkatan Laut Ominato di Aomori, serta dua jet tempur F-35 dari Pangkalan Udara Misawa, dikerahkan untuk mengumpulkan informasi usai gempa.

Sementara itu, operator JR East menyatakan layanan Tohoku Shinkansen untuk jalur masuk dan keluar antara Stasiun Morioka dan Shin-Aomori dihentikan sementara. Beberapa layanan lain juga terganggu, dan penumpang diminta memeriksa pembaruan melalui situs resmi JR East. (Japan Times/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya