Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan serius bagi penduduk di wilayah Prefektur Shimane dan sekitarnya. Pasca-gempa Jepang berkekuatan Magnitudo 6,2 yang mengguncang pada Selasa (6/1) lalu, otoritas setempat menegaskan bahwa risiko seismik belum berakhir. Warga diminta untuk tetap siaga menghadapi potensi gempa Jepang susulan dengan intensitas kuat dalam sepekan ke depan.
Dalam konferensi pers terbarunya, yang dilansir dari NHK, Kamis, (8/1), pejabat JMA menyoroti bahwa wilayah yang telah diguncang gempa kuat memiliki probabilitas sekitar 10 hingga 20 persen untuk mengalami guncangan dengan skala intensitas seismik (Shindo) yang sama, yakni "5 Atas" atau lebih, terutama dalam 2-3 hari pertama pasca-gempa utama.
Selain guncangan tanah, JMA juga memperingatkan peningkatan risiko bencana sekunder seperti tanah longsor dan batu jatuh, mengingat struktur tanah di beberapa area pegunungan Shimane menjadi tidak stabil. Warga yang tinggal di dekat lereng curam diimbau untuk mempertimbangkan evakuasi mandiri jika tanda-tanda pergerakan tanah terlihat, tanpa menunggu peringatan resmi.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan Konsulat Jenderal (KJRI) Osaka terus memantau kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak. Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang menjadi korban gempa Jepang. Namun, WNI di wilayah Jepang bagian barat diimbau untuk:
Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan gempa terkini melalui aplikasi resmi atau siaran televisi nasional guna menghindari hoaks yang beredar di media sosial. (H-3)
KJRI Osaka mengeluarkan imbauan mendesak bagi Warga Negara Indonesia (WNI) agar menyiapkan emergency bag untuk antisipasi datangnya gempa Jepang susulan.
BMKG memastikan bahwa gempa Jepang berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Prefektur Shimane, Jepang, tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah Indonesia.
WILAYAH barat Jepang kembali diguncang aktivitas seismik signifikan pada awal tahun 2026. Sebuah gempa bumi kuat dengan magnitudo 6,2 mengguncang Prefektur Shimane pada Selasa (6/1) pagi.
KJRI Osaka mengeluarkan imbauan mendesak bagi Warga Negara Indonesia (WNI) agar menyiapkan emergency bag untuk antisipasi datangnya gempa Jepang susulan.
BMKG memastikan bahwa gempa Jepang berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Prefektur Shimane, Jepang, tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah Indonesia.
WILAYAH barat Jepang kembali diguncang aktivitas seismik signifikan pada awal tahun 2026. Sebuah gempa bumi kuat dengan magnitudo 6,2 mengguncang Prefektur Shimane pada Selasa (6/1) pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved