Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSULAT Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka mengeluarkan imbauan mendesak bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di wilayah Jepang bagian barat, khususnya Prefektur Shimane dan sekitarnya usai terjadinya gempa Jepang. Mengingat peringatan Badan Meteorologi Jepang (JMA) terkait potensi gempa susulan dalam sepekan ke depan, WNI diminta untuk segera menyiapkan tas siaga bencana (emergency bag).
Imbauan ini dikeluarkan menyusul gempa Jepang berkekuatan Magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah tersebut pada awal pekan ini. KJRI Osaka menekankan pentingnya kesiapsiagaan individu karena gempa susulan dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di malam hari.
KJRI menyarankan agar setiap WNI memiliki satu tas ransel yang diletakkan di dekat pintu keluar atau tempat yang mudah dijangkau. Mengingat saat ini Jepang sedang berada dalam musim dingin (Januari), perlengkapan penghangat menjadi krusial. Berikut daftar prioritas isi tas siaga yang disarankan:
KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. WNI yang berada dalam kondisi darurat atau membutuhkan bantuan evakuasi dapat menghubungi hotline perlindungan WNI yang aktif 24 jam.
"Kami meminta WNI untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada. Pantau terus informasi dari JMA dan media sosial resmi perwakilan RI," tulis pernyataan resmi KJRI Osaka.
BADAN Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan serius bagi penduduk di wilayah Prefektur Shimane dan sekitarnya, pasca-gempa Jepang berkekuatan Magnitudo 6,2.
BMKG memastikan bahwa gempa Jepang berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Prefektur Shimane, Jepang, tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah Indonesia.
WILAYAH barat Jepang kembali diguncang aktivitas seismik signifikan pada awal tahun 2026. Sebuah gempa bumi kuat dengan magnitudo 6,2 mengguncang Prefektur Shimane pada Selasa (6/1) pagi.
BADAN Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan serius bagi penduduk di wilayah Prefektur Shimane dan sekitarnya, pasca-gempa Jepang berkekuatan Magnitudo 6,2.
BMKG memastikan bahwa gempa Jepang berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Prefektur Shimane, Jepang, tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah Indonesia.
WILAYAH barat Jepang kembali diguncang aktivitas seismik signifikan pada awal tahun 2026. Sebuah gempa bumi kuat dengan magnitudo 6,2 mengguncang Prefektur Shimane pada Selasa (6/1) pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved