Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Presiden Kolombia Peringatkan Trump soal Ancaman Serangan Terkait Perdagangan Narkoba

Thalatie K Yani
03/12/2025 06:50
Presiden Kolombia Peringatkan Trump soal Ancaman Serangan Terkait Perdagangan Narkoba
Presiden Kolombia Gustavo Petro memperingatkan Donald Trump agar tidak mengancam kedaulatan negaranya. (Instagram)

PRESIDEN Kolombia Gustavo Petro mengeluarkan peringatan tegas kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah Trump menyatakan negara mana pun yang terlibat dalam perdagangan narkoba ke AS “berhak menjadi target serangan.” Petro menanggapi pernyataan tersebut melalui platform X dan menekankan komentar itu merupakan ancaman terhadap kedaulatan Kolombia.

“Jangan mengancam kedaulatan kami, karena Anda akan membangunkan Jaguar. Menyerang kedaulatan kami berarti menyatakan perang,” ujar Petro dalam unggahannya, merespons pernyataan Trump yang disampaikan pada Selasa.

Trump tidak secara eksplisit mengatakan AS akan menyerang Kolombia. Namun dalam jawaban atas pertanyaan mengenai kemungkinan serangan darat terhadap pengedar narkoba, ia menyebut nama Kolombia ketika menjelaskan situasi tersebut.

“Jika mereka masuk melalui negara tertentu, atau negara mana pun, atau jika kami pikir mereka sedang membangun pabrik, apakah itu untuk fentanil atau kokain. Saya mendengar Kolombia, negara Kolombia memproduksi kokain. Mereka memiliki pabrik pembuatan kokain… siapa pun yang melakukan itu dan menjualnya ke negara kami berhak menjadi target serangan,” kata Trump.

Pernyataan tersebut segera memicu reaksi dari Presiden Petro. Ia kemudian mengundang Trump untuk datang langsung ke Kolombia agar melihat upaya negara itu dalam memberantas perdagangan narkoba.

“Jika ada negara yang telah membantu menghentikan ribuan ton kokain agar warga Amerika Utara tidak mengonsumsinya, itu adalah Kolombia,” ujar Petro dalam tanggapannya.

Petro menegaskan Kolombia selama bertahun-tahun berada di garis depan dalam memerangi produksi dan distribusi kokain. Ia juga menekankan kerja sama internasional harus dilakukan melalui diplomasi dan kolaborasi, bukan ancaman serangan yang dianggap dapat melanggar kedaulatan negara lain.

Pernyataan kedua pemimpin tersebut menyoroti ketegangan baru dalam hubungan antara AS dan Kolombia terkait kebijakan narkotika, terutama ketika isu perdagangan kokain dan fentanil menjadi perhatian utama di Washington. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik