Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump belum mengambil keputusan mengenai kemungkinan melakukan serangan darat ke Venezuela. Menurut seorang pejabat Gedung Putih dan seorang pejabat senior AS, Trump masih mempertimbangkan langkah diplomasi di tengah meningkatnya tekanan militer di kawasan.
Pada Senin, Trump menyatakan dirinya terbuka untuk berbicara langsung dengan Presiden Venezuela Nicolás Maduro “pada waktu tertentu”. Pernyataan itu mengisyaratkan presiden melihat peluang penyelesaian krisis tanpa harus menjatuhkan bom atau mengerahkan pasukan khusus untuk menggulingkan Maduro.
Meski demikian, Trump tetap menegaskan kesiapannya menggunakan kekuatan militer untuk menindak operasi narkotika di wilayah asing, termasuk di Meksiko dan Kolombia. Ia menyampaikan pemerintah AS memiliki informasi lengkap mengenai para pemimpin kartel narkoba.
“Kami tahu alamat mereka. Kami tahu alamat mereka. Kami tahu segalanya tentang masing-masing dari mereka,” katanya, seraya menambahkan ia akan “bangga” menyerang fasilitas produksi narkoba di negara lain demi mencegah peredarannya ke Amerika Serikat.
“Apakah saya akan melancarkan serangan di Meksiko untuk menghentikan narkoba? Itu tidak masalah bagi saya,” ujarnya.
Terkait Venezuela, Trump tidak menutup kemungkinan mengirimkan pasukan AS. Ia menegaskan tidak “mengabaikan opsi apa pun”.
Saat ini, kehadiran militer AS di kawasan telah meningkat. Seorang pejabat AS mengatakan, pengerahan itu mencakup kapal induk tercanggih milik AS serta sekitar 15.000 personel. Pemerintahan Trump berharap tekanan tersebut cukup untuk memaksa Maduro mundur tanpa perlu aksi militer langsung.
Ketika ditanya apakah ia bersedia berbicara dengan Maduro sebelum memerintahkan serangan, Trump menjawab, “Ya, saya mungkin akan berbicara dengannya.”
Trump menerima paparan mengenai berbagai opsi militer selama tiga hari berturut-turut pekan lalu. Pilihannya beragam, mulai dari serangan terhadap fasilitas militer atau pemerintah, hingga operasi khusus. Opsi untuk tidak melakukan apa pun juga masih terbuka.
Pada beberapa kesempatan, Trump juga menyampaikan keraguannya terhadap tindakan militer langsung di Venezuela. Ia mempertanyakan risiko bagi pasukan AS serta peluang keberhasilan operasi tersebut. Selain itu, ia memperhatikan kritik yang muncul dari sebagian sekutunya yang menilai fokus kebijakan luar negerinya terlalu besar dibanding isu domestik.
Belum jelas sinyal apa yang diterima Gedung Putih terkait kesiapan Maduro membuka kembali jalur diplomasi. Bulan lalu, setelah upaya diam-diam untuk menjalin kesepakatan dengan Caracas, Trump justru memerintahkan timnya menghentikan komunikasi dengan Maduro dan para pejabat tinggi Venezuela. Saat itu, Trump dan para pejabat senior frustrasi karena Maduro tidak bersedia mengundurkan diri secara sukarela. (CNN/Z-2)
Ribuan pendukung Nicolas Maduro berdemo di Caracas menuntut pembebasannya pascaoperasi militer AS. Presiden Interim Delcy Rodriguez kini hadapi tekanan politik.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Narasi pemerintah AS terkait penembakan dua imigran Venezuela di Oregon runtuh di pengadilan. Tak ada bukti keterlibatan geng Tren de Aragua seperti yang diklaim DHS.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Ribuan pendukung Nicolas Maduro berdemo di Caracas menuntut pembebasannya pascaoperasi militer AS. Presiden Interim Delcy Rodriguez kini hadapi tekanan politik.
Pemerintah Venezuela memperketat pengawasan pasca penangkapan Maduro. Warga kini takut bicara politik di WhatsApp dan terpaksa gunakan bahasa kode.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Kelompok HAM Foro Penal mengonfirmasi pembebasan setidaknya 80 tahanan politik di Venezuela menyusul tekanan dari Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved