Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga Jalur Gaza menjadi bagian dari 153 pengungsi Palestina yang tiba di Afrika Selatan tanpa dokumen keberangkatan lengkap pada pekan ini. Ia menuturkan bahwa rombongan tersebut tidak mengetahui tujuan akhir ketika meninggalkan wilayah Israel.
Dikutip dari Al Jazeera, Loay Abu Saif yang keluar dari Gaza bersama istri dan kedua anaknya menggambarkan proses evakuasi itu sebagai perjalanan panjang penuh penderitaan.
“Kami tidak terlalu yakin bahwa kelompok mana pun, akan mampu melakukan evakuasi semacam ini,” ujar Abu Saif di Johannesburg, sehari setelah pesawat carter yang ditumpanginya mendarat di Bandara Internasional OR Tambo.
Meski begitu, rasa aman yang dirasakannya menjadi hal berharga. “Saya bisa mengatakan saya merasa aman,” tambahnya.
Perlahan, mulai terungkap gambaran mengenai skema transit yang diatur sebuah organisasi nirlaba. Para aktivis menilai Israel mendorong keluarnya warga Palestina dari Gaza dan membantu mereka bermukim di negara lain.
Abu Saif mengatakan kelompoknya justru melihat keterlibatan militer Israel dalam proses perpindahan melalui bandara Israel.
Pesawat yang mereka tumpangi berangkat dari Bandara Ramon, transit di Nairobi, Kenya, lalu mendarat di Johannesburg pada Kamis (13/11) pagi waktu setempat. Namun proses masuk rombongan itu tertahan karena dokumen mereka tidak memiliki cap keberangkatan dari otoritas Israel.
Secara keseluruhan, perjalanan mereka memakan waktu lebih dari 24 jam dan mengharuskan pergantian pesawat. Abu Saif mengaku keluarganya meninggalkan Gaza tanpa mengetahui negara tujuan. Mereka baru mengetahui akan diterbangkan ke Johannesburg setelah naik pesawat kedua di Nairobi.
Abu Saif menjelaskan bahwa istrinya mendaftarkan keluarga mereka ke organisasi nirlaba Al Majd Europe yang berbasis di Jerman dan memiliki kantor di Yerusalem melalui formulir yang disebarkan di media sosial.
Ia menilai prioritas diberikan kepada keluarga yang membawa anak-anak dengan syarat memiliki dokumen perjalanan Palestina yang sah serta izin keamanan dari Israel.
“Itu semua yang saya tahu tentang kriteria,” katanya.
Terkait jadwal keberangkatan, ia menyebut tidak ada kepastian waktu. “Mereka mengatakan kepada kami, kami akan memberi tahu Anda sehari sebelumnya, itulah yang terjadi,” ujarnya.
Organisasi tersebut juga meminta para peserta tidak membawa barang pribadi selain dokumen penting. Abu Saif mengungkapkan biaya perjalanan dibebankan antara 1.400 hingga 2.000 dolar AS per orang atau sekitar Rp23,4 juta hingga Rp33,4 juta.
Setelah dipilih, mereka dibawa menggunakan bus dari Rafah menuju pos perbatasan Karem Abu Salem untuk pemeriksaan sebelum diterbangkan dari Bandara Ramon. Dokumen mereka tidak diberi cap Israel yang awalnya ia anggap normal karena ketiadaan otoritas Palestina di Gaza.
Namun masalah muncul ketika mendarat di Afrika Selatan. “Kami menyadari masalahnya, ketika kami tiba di Afrika Selatan dan mereka bertanya kepada kami, ‘Dari mana asal kalian?’," ujar Abu Saif.
Menurut Abu Saif, Al Majd Europe hanya menyediakan bantuan awal selama satu hingga dua minggu sebelum para pengungsi harus mandiri. Banyak dari mereka sudah memiliki rencana jangka panjang.
“Mereka memiliki dokumen untuk Australia, Indonesia, atau Malaysia. Kami dapat mengatakan bahwa 30% dari total penumpang meninggalkan Afrika Selatan pada hari yang sama atau dalam dua hari pertama,” tuturnya.
Otoritas Afrika Selatan mencatat bahwa dari 153 warga Palestina yang tiba, 130 orang memasuki Afrika Selatan sementara 23 lainnya melanjutkan perjalanan ke negara tujuan berikutnya.
Di tengah ketidakpastian itu, Abu Saif menyampaikan satu hal yang diyakini banyak pengungsi. “Orang-orang telah menghitung bahwa biaya hidup di negara mana pun, akan lebih murah dibandingkan dengan biaya hidup di Gaza,” katanya. (Ndf/I-1)
Afrika Selatan resmi melaju ke babak 16 besar AFCON setelah menang tipis atas Zimbabwe.
Mesir meraih kemenangan penting atas Afrika Selatan pada laga kedua Grup B Piala Afrika 2025.
Lyle Foster menjadi pahlawan kemenangan Bafana Bafana atas Angola di laga pembuka Grup B AFCON 2025.
SEDIKITNYA 10 orang tewas dan 10 lain mengalami luka-luka setelah sekelompok pria bersenjata melancarkan serangan di permukiman kumuh di Bekkersdal, Johannesburg.
JEPANG menyerukan agar negara-negara anggota G20 tetap bersatu setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Afrika Selatan (Afsel) tidak akan diundang ke KTT G20 di Florida tahun depan.
AFRIKA Selatan diyakini akan segera menerima pemberitahuan dari AS terkait rencana penolakan negara itu dari pertemuan Kelompok 20 sepanjang masa kepresidenannya.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Event ini mencari bakat anak remaja menjadi konten kreator di era digital yang peduli pada peristiwa genosida di Gaza, Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved