Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Topan Fung-Wong Bergerak dari Filipina ke Taiwan, 1 Juta Orang Dievakuasi

Media Indonesia
10/11/2025 10:59
Topan Fung-Wong Bergerak dari Filipina ke Taiwan, 1 Juta Orang Dievakuasi
Topan Fung Wong(Sosial media X)

TOPAN Fung-wong yang melemah meninggalkan Filipina dan bergerak ke Laut Cina Selatan pada Senin (10/11) pagi. Pemerintah setempat menyampaikan Topan Fung-Wong menyebabkan 1,4 juta orang dievakuasi, kini diperkirakan akan berbelok ke arah Taiwan seiring dengan melemahnya intensitasnya.

Pada Minggu, Provinsi Samar, salah satu wilayah yang terdampak parah oleh Topan Kalmaegi pekan lalu, mencatat kematian pertama akibat Topan Fung-wong.

Angin kencang dan hujan deras yang ditimbulkannya menewaskan setidaknya dua orang dan memaksa lebih dari 1 juta orang untuk mengungsi.

Fung-wong, yang jejaknya mencakup hampir seluruh kepulauan, menghantam pantai timur negara tersebut pada Minggu malam sebagai “topan super” setelah menumbangkan pohon-pohon dan merendam kota-kota di selatan.

Badai itu terjadi hanya beberapa hari setelah Topan Kalmaegi melanda pulau-pulau di Filipina tengah, menewaskan setidaknya 224 orang.

Sekolah dan kantor pemerintah di sebagian besar pulau utama Luzon, termasuk Manila, ditutup pada Senin, meskipun hujan deras yang diprediksi belum terjadi.

Di Provinsi Aurora, tempat Fung-wong mendarat pada malam sebelumnya, petugas penyelamat Geofry Parrocha mengatakan bahwa pejabat setempat baru dapat menilai kerusakan pada saat ini.

“Kami melihat banyak rumah yang rusak dan beberapa jalan utama kami tidak dapat dilalui akibat longsor,” katanya kepada AFP Senin (10/11) pagi dari Kota Dipaculao, di mana aliran listrik belum pulih.

“Kami tidak dapat melakukan evakuasi semalam karena hujan sangat deras dan volume air sangat tinggi.”

Aurora Taay, Wali Kota Dingalan di provinsi tersebut, mengatakan kepada penonton Facebook Live bahwa banyak rumah dan perahu di sepanjang pantai hancur akibat gelombang besar. (AFP/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik