Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump kembali menimbulkan kehebohan usai menyatakan keinginannya untuk menguji senjata nuklir. Namun, hingga kini ia belum memberi kejelasan soal rencana itu.
Dalam pernyataannya di atas pesawat kepresidenan Air Force One, Trump menolak menjawab secara tegas ketika ditanya oleh wartawan soal Washington akan kembali melakukan uji bawah tanah. “Saya tidak akan mengatakan,” ujarnya singkat.
“Kalian akan segera mengetahuinya, tapi ya, kami akan melakukan beberapa pengujian. Negara lain melakukannya, kalau mereka melakukannya, kami juga akan melakukannya,” tambahnya.
AS terakhir kali melakukan uji coba ledakan nuklir pada 1992. Langkah Trump itu sontak memicu ketegangan internasional.
Negeri Paman Sam tercatat telah melakukan 1.054 uji coba nuklir sejak 1945 hingga 1992. Ledakan terakhir terjadi pada September 1992 di Nevada, sebelum Presiden George HW Bush menetapkan moratorium yang terus dipertahankan oleh pemerintahan-pemerintahan berikutnya.
Sejak 1990-an, tidak ada negara lain selain Korea Utara yang melakukan uji coba nuklir eksplosif. Rusia dan Tiongkok telah menghentikan uji coba semacam itu masing-masing sejak 1990 dan 1996.
Pengumuman mengejutkan tersebut pertama kali muncul di media sosial pada Kamis malam, hanya beberapa menit sebelum Trump menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan.
Pernyataan itu muncul tak lama setelah Rusia mengklaim berhasil menguji rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik dan drone bawah laut berkemampuan nuklir.
Iran, yang program nuklirnya diserang oleh militer AS atas perintah Trump awal tahun ini, mengecam langkah tersebut.
“Seorang pembuli bersenjata nuklir kembali melakukan uji coba senjata atom. Pembuli yang sama telah mendiskreditkan program nuklir damai Iran,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Kelompok penyintas bom atom asal Jepang, Nihon Hidankyo, juga menyampaikan surat protes kepada Kedutaan Besar AS di Tokyo. Mereka menyebut kebijakan itu bertentangan langsung dengan upaya global menuju dunia tanpa senjata nuklir dan sama sekali tidak dapat diterima.
Meski dikecam di berbagai negara, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan Pentagon segera menindaklanjuti instruksi presiden tersebut. Ia bahkan menyebut langkah itu sebagai cara yang sangat bertanggung jawab untuk mencegah perang nuklir.
“Presiden sudah jelas. Kita perlu memiliki kemampuan penangkal nuklir yang kredibel,” kata Hegseth kepada wartawan di Kuala Lumpur.
Sementara itu, Tiongkok meminta Washington untuk mematuhi dengan sungguh-sungguh larangan uji coba nuklir global, sebagaimana disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tueut angkat bicara. Dia menegaskan uji coba nuklir tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. AS telah menandatangani Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT) sejak 1996. Perjanjian itu melarang semua bentuk uji coba nuklir, baik untuk tujuan militer maupun sipil.
Sementara itu, Kremlin merespons keras insinuasi uji coba sistem senjata Rusia menjadi alasan Trump untuk kembali ke era ledakan bawah tanah.
“Uji yang dilakukan Rusia tidak dapat dianggap sebagai uji coba nuklir,” ujar juru bicara Rusia, Dmitry Peskov.
“Kami berharap informasi itu disampaikan dengan benar kepada Presiden Trump,” tambahnya dengan nada sinis.
Data Stockholm International Peace Research Institute menunjukkan Rusia kini memiliki sekitar 4.309 hulu ledak nuklir aktif dan tersimpan, disusul AS dengan 3.700, dan Tiongkok dengan 600. (AFP/H-3)
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
MUNGKIN banyak yang tidak menyadari belakangan ini dunia sebenarnya berada di ambang perang besar, yaitu Perang Dunia III. Kalau itu terjadi, dampaknya terhadap kehancuran dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved