Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN penasihat keamanan nasional Amerika Serikat, John Bolton, resmi didakwa atas tuduhan pidana oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ). Ia didakwa dalam dugaan penanganan informasi rahasia secara tidak semestinya.
DOJ mengajukan kasus tersebut ke dewan juri federal di Maryland, Kamis (16/10). Dewan juri menyatakan terdapat cukup bukti untuk mengeluarkan dakwaan terhadap Bolton.
Dakwaan ini muncul setelah FBI menggeledah rumah dan kantornya pada Agustus lalu, dalam rangka penyelidikan terhadap kemungkinan pelanggaran terkait dokumen rahasia. Bolton, 76, menjadi tokoh ketiga yang dikaitkan dengan proses hukum terhadap pengkritik Donald Trump dalam beberapa minggu terakhir, setelah mantan Direktur FBI James Comey dan Jaksa Agung Negara Bagian New York Letitia James.
Bolton belum memberikan komentar resmi. Namun, pengacaranya, Abbe Lowell, sebelumnya menegaskan kliennya “menangani catatan secara tepat dan sesuai prosedur.”
Bolton dipecat dari pemerintahan Trump pada 2019. Setahun kemudian, ia menerbitkan memoar berjudul The Room Where It Happened, yang menggambarkan Trump sebagai presiden yang kurang memahami geopolitik dan lebih fokus pada upaya mempertahankan kekuasaan.
Gedung Putih sempat menggugat untuk mencegah penerbitan buku tersebut, dengan alasan berisi informasi rahasia yang belum melalui proses peninjauan keamanan. Namun, pengadilan menolak permintaan itu dan buku tetap diterbitkan beberapa hari kemudian. Setelahnya, Departemen Kehakiman membuka penyelidikan terkait kemungkinan Bolton membocorkan informasi rahasia dalam buku tersebut.
Menanggapi kabar dakwaan ini, Donald Trump mengatakan ia tidak mengetahui detail kasusnya, namun menilai Bolton sebagai “orang jahat.” Sebelumnya, Trump pernah menyebut Bolton sebagai “pembohong” dan “sangat tidak kompeten,” bahkan sempat menyerukan agar ia “diprosekusi.”
Sekitar waktu penggeledahan rumah Bolton, Direktur FBI Kash Patel menulis di platform X, “Tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum.” Pesan itu kemudian dibagikan oleh Jaksa Agung AS Pam Bondi, yang menambahkan, “Keamanan Amerika bukan hal yang bisa dinegosiasikan. Keadilan akan ditegakkan. Selalu.”
Bolton, yang pernah menjabat sebagai Duta Besar AS untuk PBB di era George W. Bush, kini menjadi figur terbaru di antara para kritikus Trump yang menghadapi dakwaan pidana. (BBC/Z-2)
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved