Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menekankan pentingnya penyelesaian damai atas sengketa perbatasan yang kembali memanas antara Thailand dan Kamboja. Ia mendorong kedua negara untuk membawa persoalan tersebut ke meja perundingan melalui mekanisme Joint Border Committee (JBC).
Anwar menyampaikan hal itu melalui unggahan di media sosial, sehari setelah dirinya berbicara lewat telepon dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet.
“Saya berkesempatan berbincang dengan Perdana Menteri Hun Manet untuk mendapat gambaran lebih jelas mengenai perkembangan terkini di perbatasan Thailand–Kamboja. Saya menekankan agar setiap isu yang belum terselesaikan dibahas melalui JBC,” kata Anwar dikutip Bernama.
Ia menambahkan, Malaysia percaya dialog, diplomasi, dan semangat saling memahami antarnegara ASEAN merupakan cara paling efektif dalam meredakan setiap bentuk perselisihan.
Menurut Anwar, Malaysia juga telah melakukan komunikasi lanjutan dengan kedua belah pihak menyusul meningkatnya ketegangan.
Perselisihan terbaru bermula dari tudingan Hun Manet yang menyatakan pasukan Thailand menghalangi lebih dari 20 keluarga Kamboja untuk kembali ke rumah mereka di wilayah sengketa.
Klaim tersebut disampaikan Hun Manet melalui surat resmi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Namun, juru bicara militer Thailand, Winthai Suvaree, membantah tuduhan itu. Ia menyebut warga Kamboja justru melakukan tindakan provokatif, menciptakan kerusuhan, dan bahkan menduduki wilayah Thailand secara ilegal.
Ketegangan perbatasan kedua negara bukanlah hal baru. Pada Juli lalu, bentrokan bersenjata menewaskan sedikitnya 33 orang sebelum akhirnya Malaysia turun tangan memediasi dan menghasilkan kesepakatan gencatan senjata. Meski demikian, masalah perbatasan belum sepenuhnya tuntas dan masih berpotensi memicu konflik baru. (M-3)
THAILAND dan Kamboja kembali terlibat bentrokan pada Minggu (27/7) untuk hari keempat berturut-turut, meskipun kedua negara mengaku siap memulai pembicaraan damai
Sedikitnya 12 orang meninggal saat bentrok bersenjata di perbatasan Thailand dan Kamboja, Kamis.
Thailand mendesak Kamboja menghentikan serangan terhadap target militer dan sipil.
Kamboja menuding Thailand lakukan agresi militer brutal dengan serangan F-16 di perbatasan.
Ketegangan Thailand–Kamboja memuncak. Serangan roket di Surin tewaskan warga sipil, lukai tentara dan anak-anak. Pemerintah Thailand gelar rapat darurat.
Paetongtarn dituduh oleh para senator melakukan ketidakjujuran dan melanggar konstitusi atas percakapan telepon yang bocor dengan mantan pemimpin berpengaruh Kamboja, Hun Sen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved