Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) menjadi salah satu dari sepuluh negara yang menolak resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina. Resolusi yang bersifat tidak mengikat ini pada Jumat lalu memperoleh 142 suara mendukung, sementara 12 negara memilih abstain.
Penolakan Washington menegaskan dukungan yang konsisten terhadap Israel, meski mayoritas dunia mendukung solusi damai. Situasi ini semakin memperlihatkan isolasi Amerika Serikat bersama segelintir sekutu yang berpandangan sama.
Resolusi yang dikenal sebagai Deklarasi New York disponsori oleh Prancis dan Arab Saudi. Isi dokumen tersebut mencakup peta jalan penghentian perang yang hampir delapan dekade berlangsung dengan poin utama gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan sandera, serta pembentukan negara Palestina.
Deklarasi juga menyerukan pelucutan senjata Hamas dan menyerahkan kendali Gaza kepada Otoritas Palestina dengan pengawasan misi stabilisasi internasional di bawah PBB.
Negara yang menolak resolusi ini antara lain Amerika Serikat, Israel, Argentina, Hungaria, Paraguay, Papua Nugini, Tonga, Mikronesia, Nauru, dan Palau. Papua Nugini diketahui bertetangga dengan Indonesia. Negara tersebut berbatasan dengan Papua.
Sementara negara yang abstain termasuk Albania, Kamerun, Republik Ceko, Ekuador, Etiopia, Kongo, Fiji, Guatemala, Moldova, Makedonia Utara, Samoa, dan Sudan Selatan.
Resolusi juga mengecam serangan Hamas terhadap warga Israel pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 250 lainnya. Namun, dokumen itu sekaligus menyoroti operasi militer Israel di Gaza yang menurut data Kementerian Kesehatan setempat telah menewaskan lebih dari 64.000 warga Palestina, termasuk perempuan, anak-anak, serta pekerja kemanusiaan.
Utusan Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyebut dukungan besar terhadap resolusi tersebut mencerminkan kerinduan hampir semua orang untuk membuka pintu perdamaian. Ia mengajak pihak-pihak yang masih memilih jalur perang dan kehancuran untuk mendengarkan pesan kuat Majelis Umum.
Sebaliknya, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menolak resolusi itu sebagai sandiwara yang justru menguntungkan Hamas.
"Deklarasi sepihak ini tidak akan dikenang sebagai langkah menuju perdamaian, hanya sebagai isyarat kosong lain yang melemahkan kredibilitas majelis ini," ujarnya.
Meskipun resolusi tidak bersifat mengikat, lebih dari 140 negara kini secara terbuka mendukung pengakuan terhadap Palestina sebagai bagian penting dari tercapainya solusi dua negara.
Namun Amerika Serikat tetap pada posisinya, menilai pengakuan negara Palestina harus melalui negosiasi langsung dengan Israel. (Newsweek/I-2)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Pakar UI Prof Suzie Sudarman menilai deklarasi perdamaian Gaza sarat kepentingan negara kuat dan berisiko menggeser tujuan pembentukan negara Palestina yang merdeka.
Meskipun Amerika Serikat (AS) tetap menolak pengakuan negara Palestina, total 159 dari 193 negara anggota PBB telah resmi mengakuinya.
GEDUNG Putih resmi mengumumkan proposal perdamaian berisi 20 poin yang diklaim mampu segera menghentikan perang Israel di Gaza.
AMERIKA Serikat (AS) meluncurkan rencana berani berisi 21 poin yang bertujuan mengakhiri perang genosida Israel di Jalur Gaza dan menciptakan jalan menuju negara Palestina di masa depan.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menuduh Hamas menolak gencatan senjata dan membebaskan sandera.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak status negara Palestina melalui solusi dua negara di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved