Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, melontarkan kecaman keras terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyusul serangan udara Israel yang menargetkan pimpinan Hamas di Doha, Selasa (9/9). Dalam wawancara eksklusif dengan CNN, Al-Thani menyebut upaya pembunuhan tersebut sebagai tindakan “barbar” dan “teror negara”.
“Kami kira sedang berhadapan dengan orang-orang beradab. Namun tindakan Netanyahu itu tidak bisa digambarkan selain sebagai aksi barbar,” ujar Al-Thani.
Menurutnya, serangan itu menghancurkan harapan keluarga sandera di Gaza yang masih menunggu proses mediasi. “Saya baru saja bertemu salah satu keluarga sandera di pagi hari sebelum serangan. Mereka hanya menggantungkan harapan pada proses gencatan senjata ini. Apa yang dilakukan Netanyahu kemarin telah membunuh harapan itu,” katanya.
Al-Thani mengungkapkan seorang petugas keamanan Qatar berusia 22 tahun tewas akibat serangan tersebut, sementara pihak berwenang masih menyelidiki kemungkinan adanya korban lain. Hamas sebelumnya menyebut lima anggotanya tewas, namun serangan itu gagal mengenai delegasi negosiasi mereka.
Meski begitu, nasib kepala negosiator Hamas, Khalil Al-Hayya, belum diumumkan secara resmi.
Setelah insiden ini, Al-Thani menegaskan Israel telah merusak peluang stabilitas dan perdamaian. Ia bahkan menyebut peran Qatar dalam proses mediasi kini sedang ditinjau ulang.
“Selama beberapa minggu terakhir saya merasa Netanyahu hanya membuang waktu kami. Dia tidak serius sama sekali. Semua pembicaraan itu sia-sia,” ujar Al-Thani.
Ia menambahkan Qatar kini sedang melakukan pembahasan mendetail dengan Amerika Serikat mengenai langkah selanjutnya, sembari menegaskan bahwa keterlibatan negaranya dalam negosiasi gencatan senjata sedang “dievaluasi kembali”.
Qatar merupakan sekutu penting AS di kawasan dan menjadi tuan rumah pangkalan militer terbesar Amerika di Timur Tengah. Menurut laporan, Presiden AS Donald Trump baru diberitahu soal serangan tersebut sesaat sebelum terjadi, bukan oleh Israel, melainkan melalui pejabat militer AS.
Meski tidak secara terbuka mengecam, Trump menyatakan kekhawatiran atas serangan itu dan meminta Hamas menanggapi proposal gencatan senjata terbaru yang diajukan Washington.
Di sisi lain, Al-Thani mengatakan Qatar mendorong adanya tanggapan kolektif dari negara-negara Arab dan Islam. Ia memastikan sebuah KTT Arab-Islam akan digelar di Doha dalam beberapa hari mendatang untuk merumuskan langkah bersama.
“Kami berharap respons ini cukup kuat untuk menghentikan Israel dari aksi-aksi semena-mena,” tegasnya. (CNN/Z-2)
PM Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, menegaskan diplomasi negaranya tidak akan terhenti, meski Doha diserang Israel.
Qatar mengungkapkan adanya sedikit kemajuan dalam pembicaraan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, meskipun perbedaan besar masih ada terkait tujuan akhir negosiasi.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap susunan panel penasihat Gaza yang baru dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menyampaikan pesan kepada Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved