Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA hujan meteor Delta Aquarid 2025 diprediksi akan menjadi salah satu peristiwa astronomi paling menakjubkan tahun ini. Dengan potensi hingga 25 meteor per jam, langit malam akhir Juli akan dipenuhi kilatan cahaya alami yang menakjubkan.
Artikel ini membahas jadwal, lokasi terbaik, cara menyaksikan, hingga tips penting agar Anda tidak melewatkan momen langka ini.
Hujan meteor Delta Aquarid berasal dari puing-puing komet Marsden dan Kracht. Fenomena ini terbagi menjadi dua cabang utama, yaitu Southern Delta Aquarids dan Northern Delta Aquarids. Meskipun intensitasnya tidak sebesar hujan meteor Perseid, Delta Aquarid tetap menawarkan pemandangan mempesona dengan meteor-meteor bercahaya yang tampak melesat di langit malam.
Tahun 2025 juga istimewa karena fase bulan sabit tipis tidak akan mengganggu kegelapan langit, sehingga visibilitas meteor lebih optimal.
Fenomena ini dapat diamati hampir di seluruh dunia, terutama di belahan bumi selatan dan daerah ekuator, termasuk Indonesia. Berikut tips memilih lokasi ideal:
Menariknya, puncak hujan meteor Delta Aquarid tahun ini berbarengan dengan Alpha Capricornids. Walaupun jumlah meteor Alpha Capricornids lebih sedikit, fenomena ini sering menghasilkan fireball atau bola api terang yang menambah keindahan langit malam. Kombinasi keduanya akan menghadirkan pertunjukan langit spektakuler yang jarang terjadi.
Hujan Meteor Delta Aquarid 2025 adalah kesempatan langka untuk menyaksikan keajaiban alam semesta secara langsung. Dengan puncak aktivitas pada 29–30 Juli 2025, lokasi yang tepat, dan kondisi cuaca mendukung, Anda berpeluang melihat hingga 25 meteor per jam. Jangan lewatkan fenomena astronomi luar biasa ini dan abadikan momen tak terlupakan di bawah taburan bintang. (Z-10)
Sumber:
Penelitian terbaru mengungkap batas antara planet raksasa dan bintang kerdil cokelat ternyata sangat kabur. Simak temuan baru para astronom UCLA ini.
Kamera JANUS milik wahana antariksa JUICE berhasil mengabadikan komet antarbintang 3I/ATLAS. Ini adalah objek luar tata surya ketiga yang pernah terdeteksi.
Astronom Universitas Fudan usulkan misi antarbintang kirim pesawat mikro seukuran klip kertas ke lubang hitam untuk uji teori Einstein. Cek detail misinya!
Penemuan baru dari batuan Bulan misi Apollo mengungkap bahwa medan magnet Bulan yang kuat hanyalah ledakan singkat, bukan fenomena permanen.
Astronom berhasil menangkap citra "astrosfer" pertama di bintang HD 61005. Penemuan ini mengungkap rahasia masa lalu Tata Surya kita saat masih muda.
Bintang monster WOH G64 terpantau berubah dari Supergiant Merah menjadi Hypergiant Kuning. Apakah ini pertanda kelahiran lubang hitam dalam waktu dekat?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved