Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ZOHRAN Mamdani, anggota Majelis Negara Bagian New York dan calon wali kota New York City, menjadi sorotan publik setelah menyuarakan penentangan keras terhadap kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.
Dalam berbagai pernyataan dan rencana kebijakan, Mamdani menilai pendekatan Trump terhadap imigrasi sebagai bentuk diskriminasi sistematis yang melemahkan nilai-nilai konstitusional Amerika Serikat.
Kritik Mamdani tertuju pada Perintah Eksekutif 14159 bertajuk “Protecting The American People Against Invasion”, yang menjadi dasar perluasan deportasi cepat, pemotongan dana federal bagi kota suaka, dan peningkatan pengawasan oleh ICE dan CBP. Kebijakan ini dikritik luas karena menyasar komunitas imigran, terutama Muslim, Latin, dan warga kulit berwarna.
“Ini bukan sekadar kebijakan imigrasi, ini serangan terhadap nilai-nilai kota kita dan Konstitusi kita,” tegas Mamdani dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Sebagai langkah balasan, Mamdani meluncurkan proposal “Trump-Proofing NYC” senilai US$224 juta. Rencana tersebut mencakup:
Meskipun Mamdani telah menjadi warga negara AS sejak 2018, beberapa tokoh konservatif menyerukan pencabutan kewarganegaraannya.
Anggota Kongres Andy Ogles dan Klub Republik Muda New York menuding Mamdani menyembunyikan afiliasi radikalnya selama proses naturalisasi, merujuk pada lirik lagu rap 2017 yang menyebut “Holy Land Five.”
Mamdani membalas tuduhan tersebut dengan menyebutnya sebagai bentuk Islamofobia yang mengakar di era Trump.
“Upaya mendiskreditkan saya karena keyakinan dan asal saya adalah bukti nyata bagaimana kebijakan Trump melegitimasi rasisme dalam politik,” katanya.
Meski menghadapi tekanan besar dan serangan personal, Mamdani tetap berkomitmen membangun New York City yang inklusif. Ia menekankan pentingnya solidaritas dalam menghadapi agenda politik yang memecah-belah.
“Saya tidak gentar. Kota ini harus menjadi rumah bagi semua, bukan hanya segelintir orang yang punya kekuasaan,” pungkasnya. (Z-10)
Sumber:
Analisis mendalam profil geng Tren de Aragua dan konflik hukum antara agen ICE dengan otoritas Portland terkait penegakan imigrasi federal di AS.
Paus Leo menyerukan refleksi mendalam atas perlakuan terhadap imigran di AS di bawah pemerintahan Donald Trump.
Donald Trump menyebut Zohran Mamdani sebagai "komunis gila". Apa alasan di balik kebenciannya terhadap calon Wali Kota New York ini? Simak daftar lengkapnya di sini.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Militer AS kembali meluncurkan serangan mematikan terhadap kapal terduga pengedar narkoba di Samudra Pasifik. Korban tewas dalam operasi ini mencapai 121 orang.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
BINTANG global asal Puerto Rico, Bad Bunny, sukses menyulap panggung Super Bowl 2026 di California menjadi pesta jalanan raksasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved