Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Negara-negara Liga Arab mengutuk keras serangan udara Israel terhadap Iran. Mereka mendesak Israel segera menghentikan eskalasi militer tersebut. Liga Arab juga mendesak upaya regional dan internasional untuk mencegah situasi memburuk dan mendorong gencatan senjata komprehensif.
Para menteri luar negeri Liga Arab berkumpul di Istanbul, Turki, untuk membahas perkembangan terkait konflik Timur Tengah, khususnya serangan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 13 Juni. Pembahasan itu dilakukan di tengah-tengah sidang ke-51 Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang berlangsung 21-22 Juni.
Pernyataan final seusai pertemuan darurat tersebut menyatakan bahwa serangan Israel merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara anggota PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan regional. Pernyataan itu mendesak Dewan Keamanan PBB untuk bertindak cepat dan memikul tanggung jawabnya untuk menghentikan eskalasi, memperingatkan bahwa kegagalan untuk melakukannya dapat menjerumuskan kawasan tersebut ke dalam ketidakstabilan yang lebih dalam.
Para menteri juga menyerukan agar perundingan tentang program nuklir Iran dilanjutkan dan menyatakan dukungan terhadap upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan. Pernyataan itu juga mengaitkan pertempuran terkini dengan perang Israel di Jalur Gaza, menuntut diakhirinya operasi militer Israel, akses kemanusiaan segera dan berkelanjutan, serta penghentian tindakan ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Para menteri memperingatkan bahwa tindakan Israel tersebut mendorong kawasan itu semakin dekat ke konflik yang lebih luas.
Mereka menegaskan kembali dukungan terhadap Inisiatif Perdamaian Arab 2002, yang mengakui Israel sebagai imbalan atas pembentukan negara Palestina yang merdeka di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Mereka juga menyerukan upaya baru untuk mewujudkan solusi dua negara.
Prakarsa tersebut mengutuk setiap pelanggaran wilayah udara negara-negara di kawasan tersebut oleh pihak mana pun, dan menahan diri dari menargetkan fasilitas nuklir yang tunduk pada perlindungan Badan Energi Atom Internasional. Mereka juga menekankan perlunya semua negara di kawasan tersebut untuk menyetujui Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir. (Ant/E-3)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Ayatollah Ali Khamenei peringatkan AS bahwa serangan ke Iran akan memicu perang regional. Trump tetap buka peluang negosiasi di tengah ketegangan militer.
Menlu Iran Abbas Araghchi nyatakan siap dialog dengan AS jika setara, namun tegas menolak negosiasi di bawah ancaman militer dan enggan bahas program rudal.
Presiden Donald Trump disebut nyaris menyetujui serangan militer ke Iran, namun menahan diri setelah penundaan eksekusi demonstran.
Tensi meningkat di Timur Tengah, Iran resmi membatasi ruang udara bagi penerbangan komersial. Grup Lufthansa umumkan penghentian rute demi keamanan kru.
Ketua Parlemen Iran memperingatkan akan membalas jika AS menyerang. Situasi Iran kian mencekam di tengah protes berdarah, ancaman perang, dan pemutusan internet total.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved