Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Filipina Rodrigo Duterte ditangkap pada Selasa (11/3). Demikian dikatakan pemerintah Filipina.
Penangkapan itu berdasarkan surat perintah penangkapan Interpol dari Mahkamah Pidana Internasional di tengah tuduhan bahwa ia melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang melawan narkoba.
Duterte, 79, yang meninggalkan jabatannya pada 2022, ditangkap di bandara internasional di Manila setelah kedatangannya dari Hong Kong.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan puluhan ribu tersangka tak bersenjata dibunuh dalam pembunuhan di luar hukum selama kampanye Duterte melawan pengedar narkotika. Tuduhan ini dibantahnya.
Meskipun Filipina belum menjadi anggota Mahkamah Pidana Internasional sejak mengundurkan diri di bawah Duterte pada 2019, Presiden Ferdinand Marcos Jr. sebelumnya mengatakan pemerintahnya akan bekerja sama jika penangkapan Duterte diminta oleh polisi internasional.
Ini merupakan berita yang sedang berkembang. Silakan periksa kembali untuk pembaruan. (NBC/I-2)
Rodrigo Duterte menghadapi sidang konfirmasi dakwaan di ICC terkait perang narkoba berdarah di Filipina. Meski menolak hadir karena alasan kesehatan, keluarga korban menuntut keadilan.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas tertembak.
MAJELIS banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak permohonan Israel yang menggugat keabsahan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang di Gaza usai Oktober 2023.
Kejaksaan Istanbul keluarkan surat penangkapan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dan 36 pejabat lainnya atas tuduhan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Seorang pegawai ICC yang menuduh Jaksa Karim Khan melakukan pelecehan seksual itu, menjadi target operasi intelijen swasta yang diduga dilakukan atas nama Qatar.
MANTAN Presiden Filipina Rodrigo Duterte tidak menyesal pernah memimpin perang melawan narkoba meski ditahan oleh Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).
Rodrigo Duterte, yang kini berusia 79 tahun, dituduh mengizinkan pembunuhan di luar hukum dan pelanggaran HAM lainnya dalam upaya memerangi narkoba di Filipina.
Kepolisian Filipina mengerahkan 7.000 personel polisi untuk memburu dan menangkap mantan Presiden Rodrigo Duterte.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved