Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menetapkan kembali kelompok Houthi Yaman sebagai organisasi teroris asing.
Sebelumnya, Biden menghapus label tersebut ketika ia menggantikan Trump di Gedung Putih pada 2021, sebelum akhirnya menetapkan Houthi sebagai kelompok Teroris Global yang Ditetapkan Khusus. Pemerintahan Biden mencabut penetapan Houthi atau Ansarallah sebagai organisasi teroris asing (FTO) pada 16 Februari 2021.
Gedung Putih mengatakan perintah tersebut dikeluarkan oleh Presiden Trump, karena kelompok Yaman tersebut telah menembaki kapal perang Angkatan Laut AS puluhan kali sejak 2023.
Gedung Putih juga mengeklaim bahwa aktivitas kelompok tersebut mengancam keamanan warga sipil dan personel Amerika di Timur Tengah, keselamatan mitra regional AS, dan stabilitas perdagangan maritim global.
“Adalah kebijakan Amerika Serikat untuk bekerja sama dengan mitra regionalnya untuk menghilangkan kemampuan dan operasi Ansar Allah, merampas sumber dayanya, dan dengan demikian mengakhiri serangannya terhadap personel dan warga sipil AS, mitra AS, dan pengiriman maritim di Laut Merah,” kata pernyataan itu dilansir dari TRT World, Kamis (23/1).
Ada tiga perbedaan dalam label itu, yakni hukum federal menjadikan tindakan memberikan dukungan materi atau sumber daya kepada organisasi teroris asing sebagai kejahatan, sehingga kelompok tersebut tidak dapat dijangkau oleh bank dan perusahaan lainnya.
Selanjutnya, anggota organisasi teroris asing tidak dapat diterima untuk masuk ke Amerika Serikat. Terakhir korban dari serangan kelompok ini dapat mengajukan gugatan terhadap kelompok tersebut dan entitas yang mendukungnya.
Gedung Putih menambahkan Trump memerintahkan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) untuk menghentikan hubungannya dengan entitas yang telah melakukan pembayaran kepada Houthi, atau yang telah menentang upaya internasional untuk melawan Houthi sambil menutup mata terhadap terorisme dan penyalahgunaan yang dilakukan oleh Houthi. (Fer/P-3)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana menggelar pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace pada 19 Februari mendatang di Washington.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
Setelah setahun bersitegang, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Kolombia Gustavo Petro akhirnya bertemu.
Wall Street Journal, mengutip sumber, melaporkan bahwa Pentagon dan Gedung Putih telah menyampaikan rancangan rencana dan skenario yang dibuat bersama terkait serangan AS ke Iran.
Melania Trump memamerkan film dokumenter eksklusifnya di Gedung Putih. Film ini mengungkap sisi pribadi dan peran Melania di balik layar pelantikan Donald Trump.
Pascapenangkapan Nicolas Maduro, Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan mengunjungi AS. Trump prioritaskan akses minyak di tengah ketegangan.
Presiden Donald Trump resmi menarik AS dari 66 organisasi internasional. Gedung Putih menyebut efisiensi anggaran dan kedaulatan sebagai pemicu utama.
Pemerintah AS merilis situs resmi yang menulis ulang sejarah serangan 6 Januari 2021. Simak klaim kontroversial mengenai pengampunan massal dan tuduhan terhadap aparat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved