Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL melakukan pembantaian dan penangkapan massal saat menghancurkan Gaza utara, Palestina. Dengan semakin banyak jurnalis dan aktivis media sosial yang menjadi sasaran dan ditahan, semakin sedikit rekaman yang diambil dari kampanye pembersihan etnis Israel.
Israel telah membunuh sedikitnya 175 jurnalis sejak dimulai genosida. Sekarang, Israel telah melabeli enam jurnalis Al Jazeera sebagai teroris.
Itu dibantah oleh jaringan beria tersebut. Al Jazeera menyebut klaim Israel sebagai tuduhan yang dibuat-buat sebagai upaya terang-terangan untuk membungkam beberapa jurnalis yang tersisa di wilayah tersebut.
Komite Perlindungan Jurnalis mengatakan pada X, "Israel telah berulang kali membuat klaim serupa yang tidak terbukti tanpa memberikan bukti yang kredibel."
Saat membungkam jurnalis, Israel telah meratakan lebih dari 10 bangunan tempat tinggal di Jabalia dan menyerbu satu-satunya rumah sakit yang tersisa di utara. Zionis mengancam nyawa sekitar 200 pasien yang terperangkap di dalamnya dan melakukan penangkapan massal.
Salah satu jurnalis yang menjadi target Israel, Anas al-Sharif, menulis, "Gaza Utara sedang dihancurkan."
Jurnalis Bisan Owda bereaksi terhadap serangan di Jabalia. "Tidak ada pertahanan sipil untuk menyelamatkan orang-orang dari bawah reruntuhan. Tidak ada. Bahkan jurnalis. Tidak ada yang meliput pembantaian ini. Dunia terlibat dalam hal ini, tidak bersuara tentang hal ini." (AJ Plus/Z-2)
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved