Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMERINTAH Mesir telah kehilangan US$6 miliar atau Rp90 triliun dalam pendapatan Terusan Suez karena meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan itu, kata Presiden Abdel Fattah al-Sisi.
Berbicara dalam upacara wisuda polisi, Sisi mengatakan pendapatan jalur perairan internasional itu telah anjlok 50 hingga 60% selama delapan bulan terakhir.
"Kami bertekad mengelola urusan kami dengan cara yang dapat menjaga negara kami dan menjaga stabilitas di kawasan semaksimal mungkin, tanpa terlibat dalam peristiwa yang dapat memengaruhi keamanan," tegas Sisi, dilansir Anadolu, Senin (30/9).
Pemimpin Mesir memperingatkan bahwa ketegangan regional saat ini dapat menyebabkan perluasan konflik. Ketegangan regional meningkat akibat serangan brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 41.600 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Terusan Suez, jalur penting bagi perdagangan global, merupakan rute pelayaran terpendek antara Eropa dan Asia. Terusan ini merupakan salah satu sumber utama mata uang asing bagi Mesir. (I-2)
Krisis Suez 1956 terjadi ketika Mesir menasionalisasi Terusan Suez, memicu konflik dengan Inggris, Prancis, dan Israel yang melancarkan serangan militer.
Banyak fakta menarik tentang Terusan Suez, yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah. Simak beberapa faktanya.
Terusan Suez, jalur perairan buatan sepanjang 193 km yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah, merupakan rute strategis yang mempercepat perdagangan global.
Terusan Suez, saluran sepanjang 193 km yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah, memainkan peran vital dalam perdagangan internasional.
Hari Terusan Suez yang diperingati setiap 17 November mengenang pembukaan jalur strategis ini pada 1869, yang menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Merah.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved