Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Mantan pejabat dari pemerintahan kepresidenan dari Partai Republik Ronald Reagan, George HW Bush, George W Bush dan Donald Trump, serta dari Partai Demokrat Bill Clinton dan Barack Obama, menyuarakan dukungan mereka untuk Harris, calon presiden dari Partai Demokrat dalam pemilu November ini.
Mereka bergabung dengan beberapa mantan anggota Kongres dari Partai Republik
“Kami percaya bahwa presiden Amerika Serikat harus menjadi pemimpin yang berprinsip, serius, dan mantap," tulis surat pernyataan bersama tersebut.
Baca juga : Trump Aman setelah Ada Suara Tembakan, Satu Tersangka Ditangkap
"Kami memperkirakan akan ada perbedaan pendapat dengan Kamala Harris dalam banyak masalah kebijakan dalam dan luar negeri, namun kami percaya bahwa dia memiliki kualitas penting untuk menjabat sebagai presiden dan Donald Trump tidak. Oleh karena itu kami mendukung pemilihannya menjadi presiden," tambah pernyataan tersebut, seperti dilansir The Guardian.
Di antara para penandatangan adalah mantan menteri pertahanan William Cohen dan Chuck Hagel, yang masing-masing bertugas di pemerintahan Clinton dan Obama. Yang lainnya termasuk William Webster, mantan direktur CIA dan FBI di bawah pemerintahan Reagan dan pemerintahan Bush pertama, serta Michael Hayden, mantan direktur CIA dan NSA di bawah pemerintahan Bush dan Obama.
"Kami dengan tegas menentang terpilihnya Donald Trump. Sebagai presiden, dia mempromosikan kekacauan dalam pemerintahan, memuji musuh-musuh kita dan melemahkan sekutu-sekutu kita, mempolitisasi militer dan meremehkan para veteran kita, memprioritaskan kepentingan pribadinya di atas kepentingan Amerika dan mengkhianati nilai-nilai kita, demokrasi, serta dokumen pendirian negara ini,” tulis surat tersebut.(M-3)
Presiden Trump mendesak faksi Republik di DPR AS untuk segera mengesahkan RUU pendanaan pemerintah tanpa perubahan.
Analisis mendalam fenomena Trumpisme, pergeseran ideologi Partai Republik, dan dampaknya terhadap tatanan politik global di era Presiden ke-47 AS.
Donald Trump berubah sikap dengan mendorong Partai Republik merilis berkas kasus Jeffrey Epstein.
Konflik internal GOP memanas setelah Marjorie Taylor Greene menuduh Donald Trump membahayakan keselamatannya melalui serangan di media sosial.
Setelah Senat AS menyetujui rancangan anggaran untuk mengakhiri penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah, pertarungan kini berpindah ke DPR.
Sejumlah anggota Partai Republik mendesak Presiden Donald Trump terlibat langsung dalam upaya mengakhiri penutupan pemerintahan AS.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved