Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH insiden yang melibatkan dua perempuan yang mengunci seorang balita menangis di toilet pesawat, memicu perdebatan media daring di Tiongkok.
Balita yang bepergian dengan neneknya itu, menangis selama penerbangan. Tangisan itu dianggap mengganggu istirahat penumpang lain, kedua perempuan tersebut menguncinya di toilet pesawat.
Peristiwa itu viral di Tiongkok, usai salah satu dari dua perempuan itu, Gou Tingting mengunggah video dirinya menggendong balita tersebut dalam bilik toilet. Dalam unggahannya, ia memperkenalkan diri sebagai pihak yang berusaha membantu penumpang lain dan memperlihatkan perempuan lainnya, yang mengatakan anak satu tahun itu boleh meninggalkan toilet bila berhenti menangis.
Baca juga : Douyin Makeup, Gaya Rias Wajah Asal Tiongkok yang Jadi Tren
Tak lama setelah ia mengunggah video tersebut, reaksi keras pun langsung muncul. Banyak yang mengkritik Gou karena dianggap kurang berempati dan menindas anak tersebut.
Menanggapi kritik tersebut, Gou mengatakan dia "lebih suka mengambil tindakan daripada menjadi penonton".
"Saya hanya ingin menenangkan anak itu dan membiarkan semua orang beristirahat," tulisnya di Douyin, aplikasi sejenis TikTok di Tiongkok.
Baca juga : Polisi Usut Video Bule Sebut IKN Ibu Kota Koruptor dan Nepotisme
Dia juga menjelaskan beberapa penumpang telah "pindah ke bagian belakang pesawat untuk menghindari kebisingan, sementara yang lain menyumpal telinga mereka dengan tisu," jelas Gou.
Akun Gou kini telah ditetapkan sebagai akun pribadi.
"Anak-anak tidak bisa mengendalikan emosi mereka saat berusia satu atau dua tahun. Apa salahnya menangis? Bukankah kamu juga pernah menangis saat masih kecil?" tulis seorang pengguna di Weibo.
Baca juga : Detik-detik Perdana Menteri Slovakia Robert Fico Ditembak Tertangkap Video
Sementara yang lain mengkhawatirkan dampak psikologis pada gadis tersebut, dengan mengatakan "Kita harus memikirkan bagaimana ruang publik dapat menerima dan mengakomodasi anak-anak kecil dengan lebih baik."
Ada pula yang membela kedua perempuan itu karena nenek gadis tersebut telah memberikan persetujuannya. "Sejujurnya, beberapa anak tidak dapat hidup tanpa pendidikan," tulis seorang pengguna Weibo.
Berkaitan dengan peristiwa tersebut, pihak maskapai membuat pernyataan dua hari setelah insiden, yang mengatakan nenek dari balita tersebut telah memberikan izin kepada kedua perempuan itu untuk "mendidiknya". Insiden ini terjadi pada tanggal 24 Agustus di dalam penerbangan Juneyao Airlines dari kota barat daya Guiyang menuju Shanghai.
Baca juga : RUU Larangan TikTok di AS Disahkan Kongres
Di sisi lain, telah terjadi perdebatan yang berkembang mengenai cara mengelola apa yang disebut Tiongkok sebagai "anak beruang", yaitu anak-anak muda manja yang membuat keributan di tempat umum seperti dengan berteriak-teriak atau merusak properti umum.
Penggunaan kata "beruang" dalam contoh ini menunjukkan sebagian orang di Tiongkok beranggapan beberapa anak dapat bertindak liar. Bahkan beberapa kereta umum telah mulai mengoperasikan kompartemen terpisah untuk anak-anak.
Selain itu, ada berbagai pandangan tentang hal ini di belahan dunia lain. Korea Selatan, misalnya, telah menetapkan ratusan zona bebas anak di restoran, museum, dan teater.
Para legislator telah meminta pemerintah untuk menyingkirkan zona-zona ini, dengan alasan perlunya menciptakan kembali masyarakat yang lebih menerima anak-anak, terutama karena negara ini sedang berjuang dengan angka kelahiran yang rendah.
Maskapai penerbangan global, termasuk maskapai Turki-Belanda Corendon Airlines dan Scoot yang berbasis di Singapura, menawarkan opsi bagi penumpang untuk membayar lebih untuk duduk di zona bebas anak. (BBC/Z-3)
Vdeo viral di media sosial memperlihatkan mobil yang menyeret motor dan tancap gas. Awalnya, mobil tersebut diduga melawan arah dan naik trotoar.
Polda Metro Jaya masih menunggu konfirmasi instansi terkait video viral mobil Lexus berpelat RI 25 yang diduga menyerobot antrean di gerbang Tol Cilandak.
KAPUSPEN TNI Mayjen Freddy Ardianzah merespons beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria mengaku dimintai uang oleh prajurit TNI di lokasi banjir Sumatra.
Kasi Humas Polres Metro Depok AK Made Budi mengatakan pria itu anak dari anggota Polsek Tajurhalang bernama Aiptu Edi Prayitno.
VIDEO keributan pemuda di Jalan Ibu Ganirah, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan viral di media sosial. Polisi menyebut itu keributan antara anggota keluarga.
Temukan 7 cara mudah nonton video viral Yandex Browser Jepang di semua negara tanpa VPN. Akses cepat, aman, dan anti blokir dengan tips praktis berikut
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved