Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN AS Joe Biden mendesak Emir Qatar Sheik Tamim bin Hamad Al Thani untuk menggunakan semua langkah yang tepat guna mengamankan penerimaan kesepakatan gencatan senjata oleh Hamas, menurut keterangan dari Gedung Putih.
Kedua pejabat tersebut, menurut Gedung Putih, mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan tawanan menawarkan peta jalan konkret untuk mengakhiri perang di Gaza.
Biden mengatakan dapat mengonfirmasi "kesiapan Israel untuk melanjutkan kesepakatan yang sekarang telah ditawarkan kepada Hamas".
Baca juga : Joe Biden: Akan Ada Gencatan Senjata Besok, Jika Hamas Lepaskan Sandera
Dia juga menekankan "ini adalah kesempatan terbaik untuk mencapai kesepakatan dan bahwa penolakan berkelanjutan dari Hamas untuk melepaskan sandera hanya akan memperpanjang konflik dan menghalangi bantuan kepada rakyat Gaza", menurut pernyataan tersebut.
Presiden menegaskan kembali AS, Mesir, dan Qatar berkomitmen untuk "implementasi penuh dari seluruh kesepakatan".
Blok negara-negara Group of Seven (G7) menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan perdamaian Gaza yang didukung Biden dan menyerukan kepada Hamas untuk menerimanya.
Baca juga : Presiden AS Joe Biden Berharap Gencatan Senjata di Gaza Pekan Depan
Negara-negara G7 adalah Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol.
"Kami ... sepenuhnya mendukung" rencana gencatan senjata "yang akan mengarah pada gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan semua sandera, peningkatan signifikan dan berkelanjutan dalam bantuan kemanusiaan untuk distribusi di seluruh Gaza, dan akhir yang langgeng dari krisis dengan kepentingan keamanan Israel dan keselamatan warga Gaza terjamin," kata sebuah pernyataan.
"Kami menyerukan kepada Hamas untuk menerima kesepakatan ini, yang Israel siap untuk melanjutkannya, dan kami mendesak negara-negara yang memiliki pengaruh atas Hamas untuk membantu memastikan bahwa hal itu dilakukan."
Hamas mengatakan mereka memandang proposal tersebut "secara positif". Pejabat Israel mengatakan perang harus terus berlanjut sampai Hamas "dihancurkan". (Al Jazeera/Z-3)
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyerukan tindakan keras “tanpa kompromi” terhadap pihak-pihak yang ia sebut sebagai penghasut, menyusul gelombang unjuk rasa.
Mata uang Iran anjlok ke level kritis. US$1 tembus 1,4 juta rial, ekonomi lumpuh dan protes nasional meledak di berbagai kota.
Di momen tersebut, Trump juga menyinggung soal surga. Dia menyebut keinginannya untuk bisa masuk ke sana jika berhasil membawa perdamaian di Eropa Timur.
Pertemuan Trump dan Zelensky yang seharusnya sebagai langkah menuju perdamaian antara Ukraina dan Rusia berubah menjadi perselisihan.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menandatangani perjanjian yang memberi Amerika akses ke mineral tanah jarang Ukraina.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengguncang kebijakan perdagangan global, dengan mengusulkan tarif baru pada impor tembaga sebesar 25%.
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Eskalasi ketegangan meningkat. AS keluarkan peringatan perjalanan di Qatar, Inggris tutup kedutaan di Iran, dan ruang udara Iran resmi ditutup sebagian.
AS, Qatar, dan Israel mengadakan pertemuan trilateral di New York pada Minggu (7/12). Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan itu kepada AFP, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved