Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH gambar dengan tulisan “All Eyes on Rafah” terlihat di seluruh pengguna Instagram. Baik itu di Instagram stories maupun Instagram Feed. Gambar itu mendominasi di media sosial lainnya terkait perang Israel di Gaza.
Dalam tren dan gambar ini, foto tersebut telah dibagikan ulang di lebih dari 46 juta Instagram stories sejak Senin, sehari setelah serangan mematikan Israel terhadap Rafah di Jalur Gaza.
All Eyes on Rafah merupakan sebuah gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) dengan slogan yang meminta perhatian terhadap situasi di Rafah, kota paling selatan di Jalur Gaza dekat perbatasan dengan Mesir.
Baca juga : Jenazah Petugas Medis Palestina yang Terbunuh Ditemukan
Setelah perang Israel melawan Gaza dimulai, Israel mulai mengebom dari utara dan bergerak ke bawah, memaksa warga Palestina meninggalkan rumah mereka saat mereka melarikan diri ke selatan untuk mencari perlindungan.
Pada bulan Februari, Israel mengumumkan rencana untuk melancarkan operasi darat di Rafah, dan mengklaim bahwa empat brigade Hamas, kelompok Palestina yang mengendalikan Jalur Gaza, berada di Rafah, dan sekitar setengah dari 2,3 juta penduduk Gaza telah direlokasi ke Rafah.
Pengumuman itu dikecam di seluruh dunia. Richard (Rik) Peeperkorn, perwakilan WHO untuk Gaza dan Tepi Barat yang diduduki pada bulan Februari, mengatakan All Eyes tertuju pada serangan Rafah yang akan datang.
Baca juga : Kemampuan Membantu Memburuk, Program Pangan Dunia Serukan Gencatan Senjata Gaza
Sementara seorang seniman dan peneliti Palestina-Irak-Amerika yang tinggal di Inggris Ameera Kawash, yang karyanya mengeksplorasi dampak AI pada kehidupan dan narasi orang Palestina, mengatakan bahwa “All Eyes on Rafah” kemungkinan besar berasal dari pernyataannya.
Sejak itulah slogan tersebut muncul di poster protes dan postingan media sosial lainnya.
Pada hari Minggu, dua hari setelah International Court of Justice (ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Rafah, pemboman Israel menewaskan sedikitnya 45 orang di Almawasi, sebelah barat Rafah, yang sebelumnya dinyatakan sebagai zona aman.
Baca juga : Lanjut Serang Rafah, Israel Rebut Seluruh Perbatasan Gaza dengan Mesir
Serangan Israel lainnya terhadap tempat pengungsi sebelah barat Rafah pada hari Selasa menyebabkan 21 orang tewas. Setidaknya 12 orang yang tewas adalah perempuan dan kemudian serangan udara itu dilaporkan pada Rabu pagi.
Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, sebab kejadian tersebut, Israel telah membunuh 36.171 orang di Gaza sejak 7 Oktober.
Gambar yang dihasilkan AI menunjukkan pemandangan udara dari sebuah tempat yang ditata dalam barisan tenda, terletak di antara apa yang tampak seperti puncak bersalju. Di tengahnya, beberapa tenda berwarna lebih terang disusun dengan tulisan “All Eyes on Rafah”. Langit biru cerah dengan awan bola kapas menjadi latar belakangnya.
Nyatanya, Rafah tidak terlihat seperti itu. Langitnya terlihat kelabu karena asap bom Israel dan tidak ada deretan tenda yang tertata rapi. Banyak tenda-tenda yang terbakar setelah dibom dengan penghuninya yang masih berada di dalam,serta puing-puing berserakan di antara tenda-tenda tersebut.
Menurut PBB, Rafah juga jauh lebih ramai dengan perkiraan 1,4 juta orang yang mencari perlindungan di sana dari bom Israel pada bulan Februari. (Al Jazeera/Z-3)
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
Instagram mengembangkan fitur baru yang memberikan kontrol privasi digital yang lebih besar bagi pengguna.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Terseret isu pajak, Cha Eun-woo menyampaikan pernyataan resmi lewat Instagram. Ia mengakui kelalaian dan menegaskan sikap kooperatif.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Lima warga Palestina, termasuk dua anak, tewas setelah serangan udara Israel menghantam tenda pengungsi di al-Mawasi dekat Khan Younis.
Berdasarkan citra satelit, PBB melaporkan bahwa hampir 81% dari seluruh bangunan di Jalur Gaza rusak akibat dua tahun serangan Israel. Bangunan yang hancur total mencapai 123 ribu.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memastikan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza masih berlaku meskipun Israel melancarkan serangan udara.
DELAPAN aktivis asal Jerman yang sebelumnya ditahan pasukan Israel akhirnya tiba kembali di Jerman.
Perang yang menghancurkan di Gaza kini memasuki tahun ketiganya, menjadikannya konflik terpanjang yang pernah dijalani Israel sejak perang 1948, ketika negara itu berdiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved