Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiongkok memahami serangan Iran ke Israel sebagai tindakan bela diri setelah gedung konsulat mereka di Damaskus dibom tentara zionis. Namun, Tiongkok juga meminta Iran menahan diri untuk tidak melakukan aksi lanjutan.
Menteri luar negeri Tiongkok Wang Yi, hari ini (Selasa, 16/4) telah menghubungi Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian. Menurut Xinhua, kantor berita Tiongkok, dari pembicaraan itu Iran menegaskan kembali pihaknya bersedia untuk menahan diri setelah serangan pertamanya di wilayah Israel.
Israel sebelumnya berjanji untuk menanggapi serangan rudal dan pesawat tak berawak Iran selama akhir pekan, yang telah mendorong seruan deeskalasi oleh para pemimpin dunia karena khawatir akan konflik yang lebih luas.
Baca juga : Iran Membenarkan Serangan Terhadap Israel sebagai 'Pertahanan Diri,' Klaim 'Tidak Punya Pilihan'
Menurut kantor berita Beijing Xinhua, Menlu Iran telah memberi penjelasan kepada Wang Yi tentang posisi Teheran dalam serangan tanggal 1 April terhadap gedung konsuler kedutaan Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, yang menurut Iran memicu serangan udaranya ke Israel.
Xinhua mengatakan Amir-Abdollahian mengatakan kepada Wang bahwa Dewan Keamanan PBB tidak mengambil tindakan terhadap serangan terhadap gedung konsulat mereka. Iran, kata Amir, mempunyai hak untuk membela diri dalam menanggapi pelanggaran kedaulatannya.
Amir mengatakan Iran bersedia menahan diri dan tidak berniat meningkatkan ketegangan lebih lanjut.
Baca juga : Antisipasi Eskalasi Keadaan Darurat untuk WNI di Iran dan Israel
Wang mengatakan Tiongkok mengutuk keras dan dengan tegas menentang serangan terhadap gedung konsulat Iran, lapor Xinhua, dan menganggapnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak dapat diterima.
“Tiongkok menghargai tekanan Iran untuk tidak menargetkan negara-negara regional dan tetangga serta penegasannya untuk terus menerapkan kebijakan bertetangga yang baik dan bersahabat,” kata Wang mengutip Xinhua.
“Kami yakin Iran dapat menangani situasi ini dengan baik dan menghindari gejolak lebih lanjut di kawasan sambil menjaga kedaulatan dan martabatnya sendiri,” kata Wang.(AFP/M-3)
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved