Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Tingkat es di laut Antartika telah mencapai titik terendah dalam sejarah selama tiga tahun berturut-turut. Hal ini, menurut para ilmuwan, menandakan konsekuensi serius bagi kelangsungan kehidupan di Bumi.
lmuwan Miguel Angel de Pablo menyesalkan bahwa umat manusia tampaknya tidak menyadari peringatan tersebut.
“Kami (para ilmuwan) sangat khawati karena kami tidak tahu bagaimana kami bisa mengatasi persoalan ini sendirian,” kata ahli geologi planet asal Spanyol itu kepada AFP di Pulau Livingston di kepulauan Antartika South Shetland.
Baca juga : Mengenal Peta Terra Infinita yang Meyakini Bumi Datar, Mitos atau Fakta?
“Semakin banyak peringatan yang sampaikan untuk membuat masyarakat sadar akan apa yang terjadi, sepertinya kami tidak didengarkan, bahwa kami (dianggap) menakut-nakuti meskipun ada buktinya,” katanya.
Program Salju dan Pusat Data Es (NSIDC) melaporkan pada Rabu (28/2) lalu bahwa luas minimum es laut Antartika berada di bawah dua juta kilometer persegi (772.000 mil persegi) selama tiga bulan berturut-turut pada bulan Februari.
Tutupan es laut minimum selama tiga tahun terakhir adalah yang terendah sejak pencatatan dimulai 46 tahun lalu.
Mencairnya es laut tidak berdampak langsung pada permukaan laut, karena es terbentuk dari pembekuan air asin yang sudah ada di lautan. Namun es putih memantulkan lebih banyak sinar matahari dibandingkan air laut yang lebih gelap, dan hilangnya es tersebut semakin memperparah pemanasan global (lihat grafis), sekaligus mengekspos lapisan es air tawar di darat yang dapat menyebabkan kenaikan permukaan air laut yang sangat besar jika mencair.
“Meskipun kita jauh dari wilayah yang berpenghuni di planet ini, kenyataannya apa yang terjadi di Antartika berdampak pada seluruh wilayah di dunia,” kata De Pablo. (AFP/M-3)
Gerhana ini tidak aman untuk dilihat tanpa pelindung mata dengan filter matahari.
Gerhana Matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Fenomena ring of fire ini hanya terlihat sempurna di Antartika dan tidak dapat diamati dari Indonesia.
Nicole Kidman merayakan status barunya dengan petualangan ke Antartika bersama anak-anaknya.
Ilmuwan berhasil memetakan topografi bawah es Antartika dengan detail luar biasa. Penemuan fitur geologi kuno ini kunci prediksi kenaikan permukaan laut global.
Meskipun masih menjadi salah satu yang terbesar di lautan saat ini, gunung es tersebut kini diperkirakan memiliki luas sekitar 1.182 kilometer persegi setelah "beberapa bagian besar"
Es laut Antartika mencapai puncak musim dingin pada 17 September 2025, namun tetap berada jauh di bawah rata-rata historis.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Peneliti Oxford mengungkap bagaimana bentuk garis pantai dapat menjebak spesies laut saat suhu memanas. Garis pantai Timur-Barat tingkatkan risiko kepunahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved