Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH laporan Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada Senin, karyawan Boeing merasa bingung dan tidak percaya terhadap perubahan sistem pelaporan keselamatan yang diterapkan raksasa kedirgantaraan tersebut setelah kecelakaan pesawat fatal pada 2018 dan 2019.
Laporan itu menunjukkan "ketidakselarasan" antara manajemen senior perusahaan dan karyawan Boeing lainnya, serta keraguan bahwa keluhan keselamatan oleh pekerja tidak akan mengakibatkan pembalasan, menurut sebuah panel ahli yang ditunjuk oleh Federal Aviation Administration (FAA) AS.
"Prosedur dan pelatihan bersifat kompleks dan selalu berada dalam keadaan berubah, menciptakan kebingungan karyawan terutama di antara lokasi kerja dan kelompok karyawan yang berbeda," kata ringkasan eksekutif.
Baca juga : Bekali Karyawan, Indonesia Re Mantapkan Transformasi 2024
Analisis ini muncul saat Boeing menghadapi peningkatan pengawasan setelah pendaratan darurat Alaska Airlines pada 5 Januari yang menyebabkan penangguhan sementara beberapa pesawat Boeing 737 MAX.
Kongres AS memerintahkan analisis ini dalam undang-undang tahun 2020 setelah kecelakaan fatal Lion Air dan Ethiopian Airlines pada pesawat 737 MAX. Lingkup laporan tidak termasuk insiden Alaska Airlines, meskipun ringkasan tersebut menyebutkan "masalah kualitas serius" yang muncul selama laporan yang "memperkuat" kekhawatiran panel.
Analisis mengidentifikasi 27 titik kekhawatiran dan menawarkan 53 rekomendasi, termasuk langkah-langkah untuk standarisasi pelatihan keselamatan, meningkatkan transparansi dalam penanganan keluhan karyawan, dan meningkatkan sistem untuk memberi pilot lebih banyak pengaruh dalam masalah keselamatan dan pelatihan.
Baca juga : Boeing Milik Atlas Air Mendarat Darurat karena Mesin Terbakar
FAA berencana untuk "segera" melakukan tinjauan untuk menentukan langkah selanjutnya, kata agensi tersebut.
"Kami akan terus menetapkan standar keselamatan tertinggi untuk Boeing dan akan bekerja untuk memastikan perusahaan secara komprehensif menanggapi rekomendasi ini," kata FAA.
"Boeing berterima kasih kepada panel dan mengatakan perusahaan akan meninjau dengan cermat penilaian panel dan belajar dari temuan mereka," menurut pernyataan perusahaan.
Baca juga : Cuaca Ekstrem di Padang, Nelayan Diingatkan untuk Berhati-hati Melaut
"Kami telah mengambil langkah-langkah penting untuk mengembangkan budaya keselamatan yang memberdayakan dan mendorong semua karyawan untuk berbicara," kata Boeing. "Tetapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan."
Laporan merangkum inisiatif keselamatan Boeing setelah kecelakaan fatal, seperti portal "Speak Up," sistem online yang memungkinkan karyawan melaporkan secara rahasia kekhawatiran tentang kualitas produksi, keselamatan, atau etika bisnis.
Namun, karyawan yang diwawancara untuk laporan FAA menyatakan "ketidakpercayaan terhadap anonimitas program Speak Up," menurut penulisan, yang mengatakan karyawan lebih suka membahas kekhawatiran secara langsung dengan manajer mereka.
"Karyawan tidak memahami cara menggunakan sistem pelaporan yang berbeda, sistem pelaporan mana yang harus digunakan, dan kapan," kata FAA.
"Panel ahli khawatir bahwa kebingungan ini tentang sistem pelaporan dapat mengurangi semangat karyawan untuk mengirimkan kekhawatiran keselamatan." (AFP/Z-3)
Di sebagian besar perusahaan kini memiliki setidaknya tiga hingga empat generasi yang berinteraksi setiap hari.
Acara tahunan yang dihadiri khusus management ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penghargaan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa mereka.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti isu kelangkaan BBM di SPBU swasta dan kabar dirumahkannya sebagian karyawan.
Hingga awal 2025, lebih dari 57.000 tenaga kerja telah mengikuti program pelatihan IWIP dan WBN.
Deloitte Global Human Capital Trends Survey (2025) mengungkap lebih dari dua pertiga (66,6%) pekerja merasa sistem evaluasi kinerja mereka tidak adil dan kurang setara.
Bagi Hanasui, perjalanan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata apresiasi kepada tim yang telah menjadi pilar kesuksesan.
Ia mengingatkan masyarakat yang akan bepergian, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang dikenal memiliki aktivitas vulkanik tinggi. emahami langkah keselamatan saat berada di dekat zona erupsi sangat penting.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia, khususnya untuk sektor industri yang berisiko tinggi.
Melalui Polantas Menyapa, kampanye keselamatan diwujudkan dalam format dialog yang santai dan kreatif di tengah pusat keramaian.
Pemerintah sebagai regulator harus bisa melaksanakan regulasi-regulasi yang ditetapkan agar kejadian kecelakaan kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali tidak terulang lagi
Dody juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus memantau informasi di posko-posko yang didirikan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved