Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengkritik kebijakan Israel dalam membangun dan memperluas permukiman ilegal di wilayah Palestina.
“Pembangunan permukiman adalah ilegal. Hal ini merusak perdamaian abadi dan membahayakan solusi dua negara dan dengan demikian membahayakan keamanan Israel,” kata Baerbock kepada wartawan saat kunjungannya ke sebuah desa di Tepi Barat.
Menurut dia rakyat Palestina harus bisa hidup aman, bermartabat, dan bisa menentukan nasib sendiri, di tanah air mereka sendiri. Dia juga menggarisbawahi bahwa perdamaian abadi hanya dapat dicapai melalui solusi dua negara, yang akan memungkinkan Israel yang aman dan negara Palestina yang merdeka dan demokratis dapat hidup berdampingan secara damai.
Baca juga: Pendukung Palestina Tutup 3 Jembatan di New York
Dalam kunjungannya, Baerbock bertemu dengan warga Palestina yang tinggal di desa Al-Mazra'ah al-Qibliyah, yang dikelilingi oleh beberapa permukiman Israel. Dia meminta pihak berwenang Israel untuk mengambil tindakan untuk melindungi warga Palestina dari serangan permukim ekstremis Israel.
“Merupakan tanggung jawab pemerintah Israel untuk menerapkan dan menegakkan supremasi hukum ketika ada serangan terhadap orang-orang yang tinggal secara sah di sini,” katanya.
Baca juga: Zurich, Kota Termahal di Dunia
Serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki telah melonjak ke tingkat tertinggi sejak meningkatnya konflik Israel-Gaza pada 7 Oktober.
Pemukim ekstremis melakukan 2.410 serangan tahun lalu, menurut pihak berwenang Palestina. Setidaknya 22 warga Palestina dibunuh oleh pemukim, 10 korban tewas selama tiga bulan terakhir. Ratusan warga Palestina juga terpaksa mengungsi dari tanah mereka. (Anadolu/Z-6)
Presiden AS Donald Trump mengeklaim adanya pembicaraan positif dengan pejabat tinggi Iran di tengah ketegangan perang. Benarkah deeskalasi segera terjadi?
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved