Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH 379 penumpang dan kru pesawat Japan Airlines (JAL) berhasil selamat dari kebakaran setelah bertabrakan dengan pesawat Penjaga Pantai di bandara Haneda Tokyo pada hari Selasa (2/1).
Sementara media lokal mengatakan bahwa lima dari enam kru pesawat Penjaga Pantai tersebut telah meninggal dunia.
Tayangan langsung di lembaga penyiaran publik NHK menunjukkan pesawat JAL Airbus A350 terbakar saat tergelincir di landasan sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Baca juga: 5 Kru Pesawat Penjaga Pantai Tewas dalam Tabrakan Japan Airlines
Penerbangan dengan nomor penerbangan JL516 itu berangkat dari Bandara New Chitose di Sapporo, Hokkaido. "Pesawat mendarat di Haneda pada pukul 17.47 waktu setempat," menurut data dari pelacak penerbangan Flightradar24.
Insiden ini terjadi ketika Jepang sedang bergulat dengan gempa bumi besar di provinsi Ishikawa di sepanjang pantai utama Pulau Honshu. Setidaknya 48 orang tewas dalam gempa tersebut. (CNA/fer/Z-7)
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan yang menangani kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dinyatakan memenuhi persyaratan kelaikudaraan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 belum bisa disimpulkan.
TIM SAR mendirikan tenda di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan setelah penemuan badan dan ekor pesawat ATR 42 -500
SEHARI sebelum pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak ternyata mesin pesawat tersebut dilaporkan mengalami masalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved