Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK ada negara yang dapat berdiri sendiri. Diperlukan hubungan antarnegara untuk mencapai kepentingan. Di era globalisasi saat ini menjalin hubungan antarnegara dapat dilakukan dengan mudah. Politik luar negeri sebuah upaya dalam mencapai kepentingan nasional, menjaga dan memperjuangkan kepentingan negara, menjaga kedamaian dan keamanan, serta sebagai jalur penyelesaian masalah di negara lain.
Di dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri pada romawi II Pasal 3 menjelaskan pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif berdasar atas hukum dasar. Dasar hukum yang digunakan yaitu Undang-undang Dasar (UUD) 1945 sebagai landasan konstituisional yang tidak lepas dari tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana termaktub di dalam Pembukaan UUD 1945 aline ke-4.
Guna membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Baca juga: Diplomat Kontroversial AS, Henry Kissinger Tutup Usia
Bebas aktif menjadi sebuah prinsip dari politik luar negeri Indonesia, yang dimaksud “bebas aktif” merupakan politik luar negeri dari mana bukan politik netral, melainkan politik luar negeri yang bebas menentukan sikap dan kebijaksanaan terhadap permasalahan dan tidak mengikatkan diri secara a priori pada satu kekuatan dunia.
Baca juga: Tugas Berat dan Dilema Milei
Indonesia dikenal dengan politik luar negeri bebas aktif, tidak memihak salah satu blok dan aktif dalam menyuarakan perdamaian dunia. Terdapat beberapa tujuan dari politik luar negeri di antaranya:
Dalam buku Dasar Politik Luar Negeri Indonesia yang ditulis oleh Mohammad Hatta, menurutnya ada beberapa tujuan dari politik luar negeri Indonesia.
(Z-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos tunjukkan hanya 25% warga AS dukung serangan ke Iran. Risiko lonjakan harga BBM dan korban jiwa tentara jadi ancaman bagi posisi Trump.
Dalam pertemuan antara Prabowo dengan perwakilan ormas Islam dan sejumlah tokoh muslim, yang jumlahnya sekitar 40 orang lebih, Prabowo menjelaskan alasan Indonesia bergabung BoP.
Dewan Perdamaian Trump
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Presiden Prabowo Subianto sukses memperkuat diplomasi ekonomi global lewat kunjungan beruntun Presiden Brasil dan Afrika Selatan.
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut upaya diplomasi tengah dilakukan untuk mengeluarkan dua kapal tanker milik PIS yang saat ini berada di Selat Hormuz.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Erdogan dan Mohammed bin Salman membahas krisis regional melalui telepon, menekankan pentingnya dialog dan diplomasi demi keamanan global.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyambut positif langkah diplomasi tawaran mediasi Presiden Prabowo Subianto di tengah eskalasi konflik Iran, Amerika Serikat dan Israel.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved