Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Menlu Yordania: 2023, Tahun Paling Berdarah bagi warga Palestina

Ferdian Ananda Majni
26/11/2023 22:52
Menlu Yordania: 2023, Tahun Paling Berdarah bagi warga Palestina
Kota Gaza hancur terkena serangan Israel(AFP)

MENTERI Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan bahwa tahun 2023 sebagai tahun paling berdarah bagi warga Palestina lebih dari satu dekade terakhir.

Safadi menekankan pentingnya melanjutkan kerja sama dengan komunitas internasional untuk menghentikan perang Israel-Hamas.

Kantor Berita Yordania (Petra) melaporkan, Safadi memperingatkan bahwa pengungsian orang-orang di Gaza tidak akan memberikan solusi, namun hanya akan memperparah situasi.

Baca juga : Pejuang Hamas Janji akan Bebaskan Lebih Banyak Sandera

Oleh karena itu, keamanan hanya akan tercapai dengan menyelesaikan konflik dan solusi dua negara.

Baca juga : Kekerasan Berlanjut di Tepi Barat, Tentara Israel Tembak 6 Warga Palestina

"Israel tidak akan menikmati keamanan dengan membunuh warga Palestina," katanya

Dia mengatakan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB mendatang, Komite Penghubung Arab-Islam akan mendesak gencatan senjata permanen.

"Israel menyerang siapa saja yang tidak setuju dengan kebijakannya, dan Israel tidak bisa lepas dari hukum internasional. Kita semua ingin gencatan senjata ini berubah menjadi gencatan senjata permanen dan mengakhiri agresi ini," tegas Safadi.

"Jika keputusan ini tidak diambil, Dewan Keamanan bertanggung jawab untuk melanggengkan kebiadaban yang diwakili oleh agresi Israel terhadap rakyat kami di Gaza,” pungkasnya.

Safadi menggelar konferensi pers bersama dengan menteri luar negeri Slovenia dan Portugal, Tanja Fajon dan Joao Cravinho.(Z-8)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putra Ananda
Berita Lainnya