Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Eropa, Senin (9/10), memberikan penghargaan HAM tertinggi mereka bagi filantropi yang ditahan pemerintah Turki, Osman Kavala.
Keputusan itu mendapatkan tanggapan keras dari Ankara namun disambut gembira oleh kelompok-kelompok yang khawatir dengan memburuknya catatan HAM Turki di bawah kendali Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Kavala, 66, menghadapi serangkaian dakwaan, mulai dari spionase, membiayai aksi demonstrasi pada 2013, hingga ambil bagian dalam upaya kudeta gagal terhadap Erdogan pada 2016.
Baca juga: Turki Gempur Suriah dari Udara, Balas Bom Bunuh Diri di Ankara
Dia ditahan pada Oktober 2017 dan divonis penjara seumur hidup pada 2022 karena dituding berusaha menggulingkan pemerintahan Erdogan.
"Saya sangat sedih karena dia tidak bisa berada bersama kita untuk menerima penghargaan yang sangat berarti ini," ujar istri Kavala, Ayse Bugra Kavala, saat menerima penghargaan itu dari Presiden Parlemen Komisi Eropa Tiny Kox.
Lewat surat dari penjara, yang dibacakan oleh istrinya, Kavala mengaku sangat terhormat mendapatkan penghargaan itu dan mendedikasikan penghargaan itu kepada sesama warga Turki yang dipenjara secara semena-mena oleh pemerintah.
Baca juga: Serangan Teroris di Suriah dan Serangan Udara Turki Memperburuk Situasi
Kementerian Luar Negeri Turki menyebut penghargaan dari Komisi Eropa kepada Kavala tidak bisa diterima.
"Memberikan penghargaan kepada seseorang yang telah divonus penjara adalah uoaya untuk mempolitisasi hukum," tegas Kementerian Luar Negeri Turki sembari menuding Komisi Eropa memiliki agenda politik. (AFP/Z-1)
Memasuki 2009, ia memperluas fokus bisnis pada aksesoris gadget seperti powerbank serta menjalin kerja sama dengan berbagai brand teknologi untuk memperkuat jaringan distribusi.
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved