Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
GEMPA berkekuatan 6,8 magnitudo melanda Maroko, Jumat (8/9). Militer mengatakan sekitar 296 orang dilaporkan tewas sementara 153 lainnya terluka. Getaran gempa dirasakan dari Rabat hingga ke Marrakesh.
"Gempa yang melanda Jumat diperkirakan menewaskan 296 jiwa," ujar pernyataan militer Maroko melalui X, seperti dikutip The New York Times, Sabtu (9/9).
Baca juga: Maroko Harapkan Perkuat Hubungan dengan Indonesia
Namun, jumlah korban masih merupakan perkiraan awal. Media melaporkan bangunan tampak rusak dan membuat warga panik. Warga terlihat berlarian keluar dari bangunan atau rumah mereka.
Titik pusat gempa berada dekar Toubkal, yang merupakan wilayah selatan Marrakesh. Berdasarkan populasi area, USGS ada perkirakan 23% korban tewas akibat gempa bisa mencapai 100-1.000 jiwa.
Baca juga: Pengadilan Tinggi Maroko Menolak Banding Dua Jurnalis
Sementara populasi si Marrakesh mencapai 800 ribu dan 700 ribu di antaranya berada di Agdir. (New York Times/Z-1)
BMKG mengaitkan gempa terbaru di Bekasi dengan aktivitas Sesar Baribis—sumber gempa yang sama dengan gempa merusak Karawang, Jawa Barat, pada 1862
Para pengemudi kendaraan roda empat sebaiknya tetap berada di dalam mobil ketika terjadi gempa bumi dan dalam kondisi terjebak macet.
PAKAR kegempaan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad), Nana Sulaksana, mengatakan Jawa Barat (Jabar) memiliki banyak sesar aktif di berbagai wilayahnya.
PEMERINTAH memperingatkan ancaman potensi gempa bumi dari Sesar Lembang yang membentang sepanjang 29 kilometer di bagian utara Kota Bandung.
DIREKTUR Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi di sekitar sesar aktif.
PADA Rabu (20/8) malam, wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi bermagnituo 4,9.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved