Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Jepang menyepakati kemitraan baru di bidang inovasi dan keberlanjutan untuk memperingati 50 tahun hubungan.
"Kedua pihak sepakat untuk meluncurkan kemitraan baru, yaitu ASEAN-Japan Co-Creation Vision, yang bertumpu pada inovasi dan keberlanjutan, serta digerakkan oleh sektor swasta," kata Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dalam konferensi pers Dialog ke-15 antara Sekjen ASEAN dan Federasi Kamar Dagang dan Industri Jepang di ASEAN (FJCCIA), di Jakarta, Rabu (2/8).
Baca juga: Indonesia Ajak Jepang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik di ASEAN
Dia mengatakan kemitraan itu dimaksudkan untuk menciptakan era baru hubungan ekonomi ASEAN-Jepang hingga 50 tahun ke depan.
Menurut Kao, FJCCIA telah memberikan rekomendasi berdasarkan empat pilar utama ASEAN-Japan Co-Creation Vision, yang sejalan dengan Kerangka Rekonstruksi Komprehensif ASEAN (ASEAN Comprehensive Recovery Framework/ACRF).
Empat pilar tersebut adalah integrasi ekonomi yang lebih luas, transformasi digital yang komprehensif, kemajuan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan tangguh, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kao juga mengatakan ASEAN telah memulai negosiasi untuk memutakhirkan Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (ASEAN Trade in Goods Agreement/ATIGA) agar tidak hanya bermanfaat dan berdampak, tetapi juga semakin relevan di sektor bisnis.
Baca juga: Indonesia Dorong Tiga Isu Penting dalam ASEAN-Jepang Business Week
"Pemutakhiran ATIGA akan semakin menyederhanakan aturan asal barang, memperluas adopsi teknologi digital dan dokumen tanpa kertas dan memfasilitasi perdagangan untuk UMKM; dan mempromosikan perdagangan digital di kawasan, termasuk antara ASEAN dan Jepang," katanya.
ATIGA bertujuan untuk menciptakan arus barang secara bebas di kawasan yang menghasilkan hambatan perdagangan lebih sedikit dan hubungan ekonomi yang lebih erat di antara negara-negara anggota.
Selain itu, perjanjian itu juga menciptakan biaya bisnis lebih rendah, peningkatan perdagangan, serta pasar dan skala ekonomi yang lebih besar bagi bisnis.
Baca juga: Dubes Masahiko Tegaskan ASEAN Penting bagi Jepang
Berdasarkan ATIGA, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand telah menghapus biaya masuk intra-ASEAN pada 99,65% dari pos-pos tarif mereka, Sedangkan Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam telah mengurangi bea impor menjadi 0-5% pada 98,86% dari pos-pos tarif mereka.
Dialog ke-15 antara Sekjen ASEAN dan FJCCIA itu juga dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk ASEAN Masahiko Kiya, Ketua FJCCIA Hiroyuki Ueda, dan Wakil Presiden Eksekutif Japan External Trade Organization (JETRO) Mio Kawada.
ASEAN beranggotakan 10 negara yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam. Pada KTT ASEAN 2022, Timor Leste secara prinsip telah diterima sebagai anggota ASEAN ke-11. (Ant/S-2)
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Program subsidi tersebut juga mencakup bahan bakar diesel dan minyak berat untuk membantu meredakan tekanan biaya bagi dunia usaha.
Obama dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 2009 atas komitmennya untuk mewujudkan dunia tanpa senjata nuklir.
EKONOM Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Hendry Cahyono mengapresiasi diplomasi energi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait kerja sama energi RI dengan Jepang.
Indonesia dan Jepang menandatangani kerja sama mineral kritis dan energi nuklir dalam forum Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo.
PEMERINTAH Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta sekutu membantu mengawal tanker minyak.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
Selama berada di Indonesia, para delegasi menunjukkan kemampuan mereka dalam industri agrikultur dan makanan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Keberadaan agen adalah salah satu kunci pertumbuhan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan produksi premi dan memperluas literasi asuransi di tengah masyarakat.
Sejak 2012, perusahaan ini menjalin kemitraan dengan Bank Mandiri untuk mendukung pengelolaan finansial dan ekspansinya.
Layanan ini mencakup convenience store, food & beverage, autocare, couriers service, pengisian nitrogen, dan media iklan sebagai bagian transformasi SPBU jadi pusat layanan terpadu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved