Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan sanksi berat pada Israel. Serangan brutal polisi Israel terhadap puluhan warga muslim yang tengah beribadah di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Rabu (5/4) subuh waktu setempat menciderai banyak jamaah, termasuk seorang remaja putri berusia 12 tahun yang diseret secara bengis.
“Sungguh tindakan Polisi Israel tersebut di luar perikemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan. Pemerintah Indonesia juga harus protes,” ungkap Din dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (6/4).
Menurut Din, sudah sepatutnya negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) memprotes keras. Bila perlu mengadakan sidang darurat untuk mengambil langkah-langkah nyata terhadap tindakan polisi Israel yang menyerang tempat suci dan kiblat pertama umat Islam sedunia itu. Terlebih, tindakan itu dilakukan pada bulan suci Ramadan.
Baca juga: Setelah Serbu Masjid Al-Aqsa, Israel Lanjut Serang Gaza
Sesuai Amanat Konstitusi Undang Undang Dasar (UUD) 1945, Pemerintah Indonesia perlu memprakarsasi langkah-langkah diplomatik dan non diplomatik melalui OKI dan PBB. Ini dilakukan, agar Israel jera dan tidak mengulangi kebiadabannya lagi.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan, serangan Polisi Israel terhadap jamaah di Masjidil Aqsha dan Final Liga Sepak Bola Palestina juga merupakan pelanggaran terhadap HAM. Sesuai dengan ketentuan-ketentuan internasional ini tidak dapat ditoleransi sama sekali.
Baca juga: Polisi Israel Serang Jemaah di Masjid Al Aqsa Yerusalem
“Kepada Bangsa Indonesia yang cinta damai dan keadilan, agar tidak bersimpati kepada Israel yang melakukan penjajahan di muka bumi,” tandas dia.
Seperti yang diketahui, Polisi Israel dilaporkan menyerang puluhan jemaah di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Rabu (5/4) sebelum fajar waktu setempat.
Dilansir media Al-Arabiya, Organisasi Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tujuh warga Palestina menderita luka akibat peluru karet dan pemukulan dalam bentrokan dengan Polisi Israel di kompleks Masjid Al Aqsa.
Video dari dalam masjid menunjukkan petugas Israel secara brutal memukuli orang-orang dengan pentungan, sementara jemaah berbaring di lantai. Teriakan minta tolong dari perempuan dan anak-anak terdengar sebagai latar memilukan.
Salah satu jemaah wanita yang berada di tempat kejadian mengatakan kepada media lokal bahwa para wanita akhirnya dibebaskan, tetapi para pria dipukuli dengan kejam dan ditangkap. Disebutkan bahwa pasukan Israel juga mencegah petugas medis mencapai masjid.
"Setiap pria dipukuli Polisi Israel dengan kejam. Setiap pria," ujar dia seperti dikutip dari Middle East Eye. (Z-10)
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Pasukan Israel serang jemaah salat Idulfitri dengan gas air mata di luar Masjid Al-Aqsa. Penutupan masjid selama 21 hari dikecam sebagai pelanggaran hak beribadah.
PENUTUPAN Masjid Al-Aqsa pada 10 hari terakhir Ramadan 1447 H menuai kecaman dari para pegiat kemerdekaan Palestina, khususnya di kawasan Asia Pasifik.
Serangan rudal menghantam wilayah Israel, terutama di sekitar Kota Tua Yerusalem. Beberapa puing jatuh di dekat Masjid Al-Aqsa dan kawasan permukiman Yahudi, Gereja Makam Kudus juga terdampak sebagian.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Otoritas Israel tutup Masjid Al-Aqsa selama 16 hari berturut-turut di akhir Ramadan 2026. Pertama kali dalam sejarah sejak 1967, salat Tarawih dilarang.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved