Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU penembakan di Nashville, Amerika Serikat (AS), yang menewaskan enam orang di sebuah sekolah dasar, membeli dan menyembunyikan sejumlah senjata api di rumahnya meski yang bersangkutan memiliki sejarah gangguan jiwa. Hal itu diumumkan Kepolisian Nashville, Selasa (28/3).
Dua anak perempuan berusia sembilan tahun, seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun, dua guru, dan seorang penjaga sekolah tewas dalam aksi penembakan pada Senin (27/3).
Kepala Kepolisian Nashville John Drake mengatakan pelaku penembakan, Audrey Hale, 28, telah mendapatkan bantuan medis untuk mengatasi gangguan emosi dan orangtuanya hanya mengetahui putri mereka hanya memiliki satu senjata api.
Baca juga: Tidak Ada Korban WNI Dalam Penembakan Di Nashville
Namun, Hale, yang tewas dalam baku tembak setelah melakukan aksinya, bersenjata lengkap dengan dua senapan serbu dan sebuah pistol kala memasuki Sekolah Covenant, ebuah sekolah Kristen dengan populasi 200 murid tempat dia dulu besekolah.
Pelaku penembakan, yang diidentifikasi polisi sebagai seorang perempuan namun menggunakan panggilan laki-laki di media sosial, telah menyiapkan peta detail sekolahnya dan juga meninggalkan sebuah manifesto mengenai serangan yang dilakukan dan lokasi lain yang menjadi targetnya.
"Audrey membeli tujuh senjata api dari lima toko senjata yang berbeda secara resmi," ujar Drake.
Baca juga: Penembakan Di Sekolah Nashville Terencana
"Dia tengah menjalani perawatan untuk gangguan emosi dan orangtuanya tidak menyangka dia memiliki senjata api. Ternyata dia menyembunyikan sejumlah senjata api di rumahnya," lanjutnya. (AFP/Z-1)
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Trump umumkan deeskalasi di Minneapolis pasca penembakan fatal warga sipil oleh agen federal.
Terjadi penembakan di Arivaca, Arizona melibatkan agen Patroli Perbatasan AS. FBI dan Sheriff Pima selidiki penggunaan kekuatan setelah satu korban dinyatakan kritis.
Investigasi atas penembakan Alex Pretti di Minneapolis mengungkap perbedaan tajam antara klaim pemerintah dan rekaman video. Keluarga korban sebut narasi pemerintah sebagai "kebohongan".
NRA dan kelompok lobi senjata AS menuntut transparansi dalam kasus penembakan perawat Alex Pretti di Minneapolis. Ada perbedaan versi antara saksi dan pemerintah.
Kesaksian baru mengungkap detik-detik penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Otoritas Minnesota gugat pemerintahan Trump atas dugaan penghilangan barang bukti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved