Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan bahwa proses pencarian 6 warga negara Indonesia yang menjadi awak kapal Xin Chang Fa No 88, yang terbalik di perairan Jepang, terus dilakukan.
"Operasi SAR masih terus berlangsung untuk mencari para awak Kapal Xin Chang Fa No. 88 berbendera Taiwan," kata Judha, Rabu (8/3).
Menurut dia hasil sementara dari proses pencairan baru ditemukan satu jenazah. Dipastikan itu bukan salah satu dari 6 WNI yang menjadi korban kapal naas tersebut. Adapun korban hilang ialah 7 orang.
Baca juga: Enam WNI Hilang Akibat Kapal Terbalik di Pulau Sengketa Jepang
Judha mengatakan jenazah yang ditemukan telah diidentifikasi sebagai kapten kapal yang merupakan warga Taiwan. “KBRI Tokyo dan KDEI Taipei terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk segera menemukan enam awak kapal WNI,” terangnya.
Baca juga: Kapal Karam, ABK Hanyut dan Ditemukan di Laut Lombok
Sementata itu, kata Judha, KBRI Tokyo dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, terus berkoordinasi dengan otoritas terkait soal kapal penangkap ikan yang terguling di perairan dekat Kepulauan Sinkaku pada Minggu (5/3). (Z-6)
KM Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara akibat kebocoran dan gelombang tinggi.
SEKITAR satu jam kru KM Samudera berjuang menyelamatkan kapal mereka setelah kebocoran di lambung kanan saat berlayar di perairan Bintan, Senin (2/2) sore.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
OPERASI SAR terhadap satu WNA Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah resmi ditutup, Jumat (9/1) pukul 15.00 Wita.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah resmi ditutup pada Jumat, (9/1).
ARUS laut kencang di perairan Laut Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak menyurutkan langkah Tim SAR Gabungan dalam melanjutkan pencarian satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol.
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Kementerian Luar Negeri mengevakuasi gelombang pertama WNI dari Iran akibat situasi Timur Tengah yang tidak menentu. 22 WNI dijadwalkan tiba hari ini di Bandara Soekarno-Hatta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved