Senin 06 Maret 2023, 20:41 WIB

Bom Bunuh Diri Tewaskan Sembilan Polisi Pakistan

Cahya Mulyana | Internasional
Bom Bunuh Diri Tewaskan Sembilan Polisi Pakistan

AFP/Mohammad Aslam
Petugas mengamankan barang-barang di lokasi bom bunuh diri di distrik Kachhi, Pakistan, Senin (6/3).

 

Pakistan kembali diguncang bom bunuh diri. Insiden yang terjadi pada Senin (7/3) itu menewaskan sembilan anggota polisi dan melukai 16 petugas lainnya.

"Pelaku bom bunuh diri mengendarai sepeda motor dan menabrakan diri ke truk dari belakang," kata pejabat polisi senior Abdul Hai Aamir.

Insiden itu terjadi di dekat Dhadar, kota utama distrik Kachhi, sekitar 120 kilometer tenggara Quetta di Balochistan. Foto-foto setelahnya menunjukkan truk polisi terbalik di jalan dengan jendela pecah.

Kepala Polisi Distrik Kachhi Mehmood Notezai mengatakan para korban yang menumpangi truk itu baru kembali setelah mengamankan pertunjukan hewan ternak.

Hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, otoritas setempat menduga itu adalah serangan Taliban Pakistan.

"Terorisme di Balochistan adalah bagian dari agenda jahat untuk membuat negara tidak stabil," kata Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam pernyataan resmi.

Bulan lalu, lima orang tewas ketika regu bunuh diri Taliban Pakistan menyerbu kompleks polisi di Karachi. Itu terjadi hanya beberapa minggu setelah ledakan bom di sebuah masjid kompleks kepolisian di Peshawar yang menewaskan lebih dari 80 orang.

Pakistan menghadapi krisis politik, ekonomi dan lingkungan, serta situasi keamanan. Balochistan adalah provinsi terluas, namun dengan jumlah penduduk paling sedikit, dan termiskin di Pakistan.

Provinsi ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi penduduknya tidak mendapatkan keadilan ekonomi dari pemerintah Pakistan. Ketegangan di Pakistan semakin meningkat karena dipicu investasi Tiongkok.

Tiongkok berinvestasi di Balochistan melalui proyek senilai US$54 miliar yang dikenal sebagai Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan. Dana segar itu digunakan untuk mendanai infrastruktur, listrik, dan jaringan transportasi antara wilayah Xinjiang di ujung barat dan pelabuhan Gwadar di Pakistan. (AFP/Z-11)

Baca Juga

Dok. Taipei Economic and Trade Office (TETO)

Taiwan Rayakan Pekan Kesetaraan Gender Tahun 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 20 Maret 2023, 22:30 WIB
Taiwan akan mengadakan serangkaian acara untuk merayakan Pekan Kesetaraan Gender Taiwan 2023 pada bulan ini. Yuk, intip...
AFP/ALEXEI DRUZHININ

Jubir Kremlin: Putin dan Xi Bahas Formula Perdamaian di Ukraina

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 20 Maret 2023, 20:15 WIB
PRESIDEN Vladimir Putin akan membahas proposal perdamaian di Ukraina saat menerima kunjungan Presiden Tiongkok Xi...
AFP/JACK TAYLOR

Perdana Menteri Thailand Bubarkan Parlemen

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 20 Maret 2023, 19:55 WIB
PERDANA Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha membubarkan parlemen pada Senin (20/3). Keputusan itu menandai pelaksanaan pemilihan umum pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya