Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Brasil Tenggara seminggu yang lalu secara resmi bertambah menjadi 64 orang. Seiring dengan berlanjutnya pencarian terhadap satu orang yang masih hilang.
Di antara korban tewas yang telah dikonfirmasi, 18 di antaranya adalah anak-anak, kata pemerintah negara bagian Sao Paulo dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Kemenag Bentuk Tim Penyelesaian Dokumen dan Pemvisaan Jemaah Haji Reguler 1444 H
Lebih dari satu bulan penuh di Februari turun hujan dalam 24 jam di kota resor pantai yang indah di Sao Sebastiao dan sekitarnya akhir pekan lalu.
Pihak berwenang mengatakan bahwa curah hujan harian terbesar yang pernah tercatat di Brasil memicu banjir dan tanah longsor yang menghancurkan komunitas-komunitas di lereng bukit.
Menurut situs berita G1, yang mengutip otoritas pertahanan sipil, satu orang masih dinyatakan hilang pada hari Minggu, turun dari puluhan orang pada awalnya.
Lebih dari 2.400 orang mengungsi akibat hujan lebat yang menghanyutkan rumah-rumah, jalan, klinik dan infrastruktur lainnya.
Diperkirakan 9,5 juta dari 215 juta penduduk Brasil tinggal di daerah-daerah yang berisiko tinggi terkena banjir atau tanah longsor - terutama di daerah-daerah favela yang miskin.
Negara Amerika Selatan ini telah dilanda serangkaian bencana cuaca yang mematikan dalam beberapa tahun terakhir, yang menurut para ahli kemungkinan besar diperburuk oleh perubahan iklim. (AFP/OL-6)
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Foto-foto baru menunjukkan sepasang badai putih raksasa yang mengamuk di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB) Jupiter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved