Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Turki berterima kasih kepada semua negara atas bantuan yang mereka berikan untuk upaya pencarian dan penyelamatan serta bantuan setelah gempa bumi kembar yang kuat, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, Selasa (14/4).
Dalam pesan video yang dikirim ke KTT World Government di Dubai, Uni Emirat Arab, Pemimpin Turki itu mengatakan tim telah menarik lebih dari 8.000 orang selamat dari puing-puing gempa sejak gempa kuat melanda Turki selatan pekan lalu.
Dia juga mengatakan lebih dari 81.000 orang yang terluka akibat gempa bumi telah dipulangkan dari rumah sakit. "Saya ingin sekali lagi berterima kasih kepada semua negara sahabat dan saudara yang telah mengumpulkan bantuan untuk negara kita siang dan malam, mendukung upaya pencarian dan penyelamatan kita dengan tim mereka, dan tidak melupakan kita dalam doa mereka," kata Erdogan.
Turki, yang menghadapi salah satu "bencana alam terbesar" tidak hanya dalam sejarahnya tetapi juga dalam sejarah umat manusia, tidak akan pernah melupakan "persahabatan yang Anda tunjukkan di hari yang kelam ini," katanya lagi.
Bencana gempa "sekali lagi menunjukkan pentingnya solidaritas internasional," katanya menegaskan, karena Turki telah menerima pesan dukungan dan belasungkawa dari lebih dari 100 negara, termasuk Uni Emirat Arab yang menjadi tuan rumah KTT tersebut. “Pentingnya platform bilateral dan multilateral telah menjadi bukti hari ini saat sistem global dikelilingi oleh krisis,” kata Erdogan, seraya menegaskan kembali bahwa “dunia yang lebih adil adalah mungkin.”
“Dalam hal ini, Turki dan negara-negara Teluk merupakan poros utama untuk keamanan, stabilitas, kemakmuran, dan integrasi ekonomi kawasan kami. Sebagai Turki, kami selalu mengatakan bahwa kami tidak mempertimbangkan stabilitas dan keamanan kami sendiri secara terpisah dari stabilitas dan keamanan kawasan Teluk," katanya lagi.
KTT World Government diadakan dengan tema "Membentuk Pemerintahan Masa Depan", dan membawa para pemimpin, pakar global, dan pembuat keputusan dari seluruh dunia untuk berbagi dan berkontribusi pada pengembangan alat, kebijakan, dan model yang penting dalam membentuk pemerintahan masa depan, menurut informasi di situs webnya. (Ant/OL-12)
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
DUA bangunan rumah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak terdampak gempa 4,2 magnitudo, Minggu (15/3). Kedua bangunan itu berada di dua lokasi berbeda.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved