Kamis 26 Januari 2023, 08:30 WIB

Akhirnya AS Kirim 31 Tank Abrams untuk Perkuat Militer Ukraina

 Cahya Mulyana | Internasional
Akhirnya AS Kirim 31 Tank Abrams untuk Perkuat Militer Ukraina

AFP
Tank Abrams M1 bantuan AS akan menjadi salah satu kekuatan militer Ukraina.

 

AMERIKA Serikat (AS) mengumumkan pengiriman 31 tank canggih M1 Abrams untuk Ukraina pada Rabu (25/1). Namun tank itu baru akan dikirim dalam beberapa bulan ke depan.

Keputusan AS yang membantu memecahkan kebuntuan diplomatik dengan Jerman dalam membantu Kyiv dalam perangnya melawan Rusia.

Presiden AS Joe Biden mengumumkan keputusan tersebut dalam sambutannya di Gedung Putih.

Sebelumnya AS bersikap dingin terhadap gagasan pengerahan tank Abrams yang sulit dirawat, tetapi harus mengubah taktik untuk membujuk Jerman agar mengirim tank Leopard 2 yang lebih mudah digunakan ke Ukraina.

Baca juga: Rusia: Pengiriman Tank Leopard ke Ukraina Ancam Hubungan dengan Jerman

Namun, tank Abrams, di antara tank AS yang paling kuat, tidak akan dikirim ke Ukraina dalam waktu dekat. Pejabat senior AS mengatakan akan memakan waktu berbulan-bulan, bukan berminggu-minggu, untuk pengiriman Abrams.

Maka langkah tersebut bertujuan untuk menyediakan pertahanan jangka panjang Ukraina. Anggota militer Ukraina akan dilatih menggunakan tank Abrams di lokasi yang belum ditentukan.

Sementara senjata yang sangat canggih dan mahal, tank Abrams sulit dirawat dan memberikan tantangan pasokan logistik karena menggunakan bahan bakar jet.

Total biaya satu tank Abrams bisa bervariasi, dan bisa lebih dari US$10 juta per tank jika termasuk pelatihan dan pemeliharaan.

Keputusan oleh Washington dan Berlin datang ketika sekutu Barat membantu Ukraina mempersiapkan kemungkinan serangan balasan musim semi untuk mencoba mengusir Rusia dari wilayah yang telah direbutnya.

Biden dikatakan telah berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz beberapa kali bulan ini tentang bantuan ke Ukraina.

Dia berbicara lagi pada Rabu (25/1) dengan Scholz serta Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, keduanya merupakan sekutu dekat dalam membantu Ukraina.

“Pengumuman hari ini benar-benar merupakan produk dari percakapan diplomatik yang baik sebagai bagian dari konsultasi rutin dan berkelanjutan kami dengan sekutu dan mitra mengenai bantuan keamanan ke Ukraina,” kata seorang pejabat tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pengumuman AS adalah langkah penting menuju kemenangan.

Zelensky menambahkan dunia bebas bersatu lebih dari sebelumnya untuk tujuan bersama yang dia gambarkan sebagai pembebasan dari Rusia.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan setiap pengiriman Abrams akan membuang-buang uang karena terbakar seperti tank lainnya. "

Saya yakin banyak ahli memahami absurditas gagasan ini. Rencananya adalah bencana dalam hal teknologi,” ucapnya.

“Tapi yang terpenting, itu melebih-lebihkan potensi yang akan ditambahkan ke tentara Ukraina. Tank-tank ini terbakar seperti yang lainnya,” kata Peskov kepada wartawan.

Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa keputusan AS atas Abrams adalah bagian dari percakapan dengan Jerman tentang keengganan mereka untuk menyediakan tank dan untuk menunjukkan bahwa komitmen AS itu signifikan.

“Amerika Serikat bersedia membuat komitmen yang signifikan untuk membantu mereka mewujudkannya. Tank-tank itu adalah kemampuan yang penting dan jika dibutuhkan kepemimpinan AS maka itulah yang ingin kami lakukan,” tambahnya.

Amerika Serikat akan menyediakan tank M1 Abrams melalui dana yang dikenal sebagai Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina, yang memungkinkan pemerintahan Biden untuk membeli senjata dari industri daripada mengambilnya dari stok senjata AS yang ada.

Sedangkan pilihan untuk membeli tank itu adalah proses yang lebih lambat. (CNA/Cah/OL-09)

Baca Juga

AFP

Presiden Brasil Tuding Bolsonaro Ikut Persiapkan Kudeta

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 03 Februari 2023, 18:55 WIB
Diketahui, pada 8 Januari lalu, ribuan pendukung Jair Bolsonaro mendobrak masuk ke Istana Kepresidenan, Kongres Brasil, hingga Mahkamah...
dok.ami

Massa AMI Geruduk Kedubes Tiongkok di Jakarta Peringati Tragedi Berdarah Ghulja

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 17:31 WIB
RATUSAN mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Islam (AMI), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kedubes Tiongkok, peringati...
Kenzo TRIBOUILLARD / AFP

Rusia Ragukan Penolakan Jerman untuk Kirim Jet Tempur ke Ukraina

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 15:32 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov meragukan penolakan Jerman untuk mengirim jet tempur ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya