Selasa 17 Januari 2023, 08:00 WIB

Kanselir Jerman Olaf Scholz Berencana Kunjungi Jepang pada Maret

Mediaindonesia.com | Internasional
Kanselir Jerman Olaf Scholz Berencana Kunjungi Jepang pada Maret

AFP/Tobias Schwarz
Kanselir Jerman Olaf Scholz

 

Kanselir Jerman Olaf Scholz berencana mengunjungi Jepang pada Maret untuk berdiskusi dengan Perdana Menteri Fumio Kishida, menurut seorang sumber di pemerintah Jepang, Senin (16/1).

Kunjungan itu dilakukan saat kedua negara tersebut berusaha memperdalam hubungan di tengah berbagai tantangan global, termasuk invasi Rusia ke Ukraina.

Selama kunjungan tersebut, Scholz dan Kishida direncanakan untuk melakukan pembicaraan antarpemerintah, yang juga akan melibatkan para menteri mereka.

Kedua pemimpin akan membicarakan berbagai isu, mulai dari krisis energi dan pangan yang diperparah oleh perang Rusia-Ukraina hingga memperkuat mata rantai pasokan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, kata sumber tersebut.

Jerman sudah memiliki kerangka bilateral untuk berdiskusi dengan Tiongkok, India, dan negara-negara lain. Pada April tahun lalu, Kishida bersama Scholz setuju untuk menyelenggarakan dialog serupa antara Jepang dan Jerman.

Saat Jerman meningkatkan keterlibatannya di kawasan Indo-Pasifik dalam beberapa tahun terakhir, Jepang berusaha memperkuat hubungan dengan Jerman demi merealisasikan "Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka".

Pandangan ini dianggap sebagai perlawanan terhadap Tiongkok, yang meningkatkan kekuatan militer dan ekonominya di kawasan Asia-Pasifik.

Scholz akan menjadi pemimpin Kelompok Tujuh (G7) negara dengan ekonomi terbesar terakhir yang bertemu dengan Kishida setelah Jepang mengambil alih presidensi di kelompok tersebut tahun ini.

Minggu lalu, Kishida mengunjungi lima anggota G7 lainnya, yakni Inggris, Kanada, Perancis, Italia, dan Amerika Serikat.

Bersama masing-masing pemimpin negara tersebut, dia sepakat untuk bekerja menyukseskan KTT G7 yang akan diselenggarakan pada 19-21 Mei di Hiroshima.

Dalam KTT tersebut, Kishida, seorang anggota parlemen yang mewakili daerah pemilihan di kota barat Jepang yang dihancurkan oleh bom atom AS pada Agustus 1945, berniat untuk mempromosikan visinya tentang dunia tanpa senjata nuklir.

Visi ini dipromosikan di tengah ketakutan bahwa Rusia mungkin akan menggunakan senjata nuklir dalam perang melawan Ukraina. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/YASUYOSHI CHIBA

Sekitar 550 Objek Budaya Ukraina Hancur Diserang Rusia

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:38 WIB
WAKIL Direktur Jenderal Institut Ukraina Alim Aliev mengungkapkan sekitar 550 objek budaya Ukraina hancur akibat serangan rudal Rusia...
AFP/ILYAS AKENGIN

KBRI Ankara: Beberapa WNI masih Dalam Pencarian Pascagempa

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:41 WIB
Ada seorang ibu dengan dua anak yang sampai saat ini belum berhasil kami hubungi. Kata Dubes RI di...
Adem ALTAN / AFP

Erdogan Tetapkan Status Tanggap Darurat selama Tiga Bulan

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 07 Februari 2023, 20:20 WIB
Erdogan mengatakan status darurat itu berlaku di 10 provinsi yang paling terdampak gempa. Jumlah korban tewas di Turki mencapai 3.419...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya