Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu provinsi Tiongkok di dekat Shanghai, Zhejiang, tengah berjuang melawan sekitar satu juta kasus harian Covid-19. Jumlahnya ini diperkirakan akan berlipat ganda di hari-hari mendatang.
Tiongkok melaporkan tidak adanya kematian terkait Covid-19 selama lima hari berturut-turut hingga Sabtu (24/12). Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CDC). Data Covid-19 nasional dari Tiongkok menjadi tidak lengkap karena Komisi Kesehatan Nasional (NHC) berhenti melaporkan infeksi tanpa gejala (asimtomatik).
Itu mempersulit pelacakan kasus. Pada hari Minggu, NHC memutuskan berhenti melaporkan kasus harian Covid-19, dan semua pembaruan hanya akan diterbitkan oleh CDC Tiongkok. Zhejiang adalah salah satu dari sedikit daerah yang memperkirakan lonjakan infeksi baru-baru ini, termasuk kasus asimtomatik.
"Puncak infeksi diperkirakan tiba lebih awal di Zhejiang dan memasuki periode peningkatan sekitar Tahun Baru, di mana jumlah infeksi baru setiap hari akan mencapai dua juta," kata pemerintah Zhejiang dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Warga Azerbaijan Protes Pembatasan di Nagorno-Karabakh
Memiliki populasi hingga 65,4 juta jiwa, Pemerintah Zhejiang mengatakan bahwa ada 13.583 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit provinsi. Satu pasien memiliki gejala parah, sementara 242 lainnya mengalami kondisi kritis.
Tiongkok mempersempit definisi kematian, dengan hanya menghitung yang meninggal akibat pneumonia atau gagal napas terkait Covid-19. Langkah ini membuat para pakar kesehatan dunia keheranan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menerima data dari Tiongkok tentang jumlah oasien rawat inap baru Covid-19 sejak Beijing mencabut kebijakan "Nol-Covid." WHO mengatakan kesenjangan data mungkin disebabkan otoritas Tiongkok yang sedang berjuang menghitung akumulasi kasus di negara terpadat di dunia itu. (Straits Times/OL-4)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved