Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (18/11), mengecam penunjukan jaksa independen untuk menyelidiki dirinya sebagai aksi bermotif politik dan tidak adil.
"Saya telah menghadapi ini selama enam tahun. Saya tidak akan memb iarkan hal ini berlangsung terus. Ini tidak bisa diterima. Ini tidak adil dan politis," ungkap Trump kepada Fox News Digital.
Pernyataan Trump itu diungkapkan setelah Jaksa Agung AS Merrick Garland menunjuk seorang mantan penyelidik kejahatan perang sebagai jaksa independen untuk memimpin dua penyelidikan kriminal terhadap Trump.
Baca juga: Departemen Kehakiman AS Tunjuk Jaksa Independen untuk Selidiki Trump
Trump, yang pekan ini mengumumkan akan mencalonkan diri di Pilpres 2014, mengaku tidak percaya dengan aksi jaksa agung AS itu.
"Ini adalah politisasi kehakiman terparah di negara kita. Saya harap Partai Republik punya keberanian untuk melawannya," seru Trump.
"Ini adalah hal yang memalukan dan terjadi karena saya memimpin di semua jajak pendapat yang ada," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
FIFA memantau ketegangan akibat serangan militer AS ke Iran menjelang Piala Dunia 2026, namun memastikan Iran tetap tampil di putaran final.
Dino mengkritik serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta menilai wacana mediasi Presiden Prabowo Subianto tidak realistis. Ia mendorong Indonesia bersikap tegas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved