Rabu 16 November 2022, 17:35 WIB

Jokowi: Pembahasan Konflik Rusia-Ukraina di KTT G20 Berlangsung Alot

Andhika Prasetyo | Internasional
Jokowi: Pembahasan Konflik Rusia-Ukraina di KTT G20 Berlangsung Alot

Antara
Presiden Jokowi menyampaikan hasil KTT G20 kepada wartawan di Bali, Indonesia.

 

PRESIDEN Joko Widodo mengambarkan situasi pembahasan konflik Rusia dan Ukraina sangat alot di tengah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Isu perang kedua negara tersebut begitu diperdebatkan, karena sebagian besar negara anggota G20 berpandangan apa yang dilakukan Rusia telah menyalahi hukum internasional. 

Mereka juga memiliki penilaian yang berbeda-beda terkait sanksi yang semestinya dijatuhkan kepada Negeri Beruang Putih.

Baca juga: Dubes Ukraina Tuding Rusia Biang Keladi Ancaman Keamanan Pangan

Sementara, di forum tersebut juga terdapat perwakilan Rusia yang ikut memberikan suara. “Diskusi ini berlangsung sangat alot sekali. Ada perwakilan Rusia juga hadir di KTT saat itu,” ujar Jokowi, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Bali, Rabu (16/11).

Namun pada akhirnya, Jokowi mengklaim bahwa melalui konsensus, para pemimpin G20 sepakat mengutuk perang yang terjadi di Ukraina, karena telah melanggar batas wilayah.

Berikut, melanggar integritas wilayah dan mengakibatkan penderitaaan masyarakat. Serta, memperberat ekonomi global yang masih rapuh akibat pandemi covid-19.

“Deklarasi terdiri atas 52 paragraf. Paragraf yang sangat diperdebatkan adalah penyikapan terhadap perang di Ukraina. Kami menyepakati bahwa perang berdampak negatif pada perekonomian global,” tegasnya.

Baca juga: Seruan Jokowi ke Dunia: Hentikan Perang

“Pemulihan ekonomi juga tidak akan tercapai tanpa adanya perdamaian. Oleh karena itu, saya terus menyerukan agar perang dihentikan," imbuh Jokowi.

KTT G20 di Bali, Indonesia, ditutup dengan pengesahan Deklarasi Bersama atau Leaders’ Declaration yang berisi 52 paragraf. Adapun, isu terkait konflik Rusia dan Ukraina berada di paragraf ketiga.

Salah satu bunyinya, yakni perang di Ukraina berdampak buruk terhadap perekonomian dunia. Serta, G20 menyesalkan agresi oleh Rusia terhadap Ukraina dan menuntut penarikan pasukan militer.(OL-11)

Baca Juga

AFP

Aksi Protes Kebijakan Covid-19 Meluas di Wilayah Tiongkok

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 28 November 2022, 21:30 WIB
Dalam beberapa hari terakhir, warga di sejumlah wilayah Tiongkok memprotes kebijakan pembatasan ketat akibat kenaikan kasus...
Ist

Kunjungan ke Bangkok, Delegasi DPD RI Soroti Kemajuan Pertanian Thailand

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 28 November 2022, 19:35 WIB
Sektor pertanian Thailand merupakan sektor prioritas yang langsung ditetapkan oleh Raja Thailand, Maha...
Ist/DPR

Bertemu Raja Sihamoni, Puan Berbagi Kenangan Masa Lalu RI-Kamboja

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 28 November 2022, 18:09 WIB
Saat Puan datang, ia langsung diajak Raja Kamboja, Norodom Sihamoni ke ruang tamu kerajaan dan keduanya berbincang hangat cukup...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya