Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
FIFA menyerukan gencatan senjata selama satu bulan di Ukraina bertepatan dengan momentum gelaran Piala Dunia Qatar. Organisasi sepak bola dunia itu meyakini dengan gencatan senjata, olahraga bisa menyatukan.
Hal itu disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino ketika berbicara kepada para pemimpin G20 di Bali, Selasa (15/11). Infantino menyebut Piala Dunia bisa menjadi sarana positif untuk meredakan gejolak.
"Permohonan saya kepada Anda semua adalah untuk memikirkan gencatan senjata sementara selama satu bulan selama Piala Dunia," kata Infantino.
Kalau pun gencatan senjata penuh sulit dilakukan, Infantino mengusulkan implementasi koridor kemanusiaan yang dapat mengarah pada dimulainya kembali dialog.
Infantino menyampaikan sepak bola sebagai pemersatu. Ia mencontohkan Rusia telah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan Ukraina di sisi lain juga mengajukan tawaran bersama Spanyol dan Portugal untuk 2030.
Baca juga: Zelenskyy Desak G20 Adopsi Rencana Akhiri Perang Rusia
Infantino menuturkan Piala Dunia menawarkan platform unik sebagai saraba perdamaian karena jangkauannya yang luas dengan junlah penonton lima miliar orang di seluruh negara.
"Kami tidak naif untuk percaya bahwa sepak bola dapat memecahkan masalah dunia," kata Infantino.
"Mari kita ambil kesempatan ini untuk melakukan semua yang kita bisa untuk mulai mengakhiri semua konflik," imbuhnya.
Terkait invasi di Ukraina, FIFA sebelumnya memberi sanksi dengan menangguhkan Rusia. FIFA mengeluarkan Rusia dari laga kualifikasi Piala Dunia setelah beberapa negara menolak untuk memainkannya.
Piala Dunia Qatar menjadi yang pertama kali berlangsung di Timur Tengah dan diselimuti kontroversi, termasuk dugaan pelanggaran HAM. Kelompok hak asasi manusia termasuk Amnesty International pekan lalu mengimbau Infantino untuk membuat program remediasi FIFA untuk memberikan kompensasi kepada para pekerja.
Infantino membela rekam jejak Piala Dunia dengan mengatakan ratusan ribu pekerja telah menikmati kondisi yang lebih baik ketimbang beberapa tahun lalu.(AFP/OL-4)
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Hanya dalam waktu empat pekan, FIFA mencatat ada 508 juta permintaan tiket, padahal kapasitas yang tersedia hanya sekitar 7 juta kursi.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Sepanjang 2025, tercatat ada 24.558 transaksi transfer internasional di sektor putra, meningkat lebih dari 7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved