Minggu 30 Oktober 2022, 16:40 WIB

Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Halloween di Korsel

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Halloween di Korsel

AFP/Jung Yeon-je.
Bendera nasional Korea Selatan berkibar setengah tiang di kompleks pemerintah di Seoul pada 30 Oktober 2022.

 

PARA pemimpin internasional menyatakan belasungkawa setelah setidaknya 22 warga negara asing dari 12 negara termasuk di antara mereka yang tewas dalam gelombang massa mematikan di distrik Itaewon, Seoul. Tempat ini merupakan kehidupan malam yang populer bagi warga Korea Selatan dan ekspatriat.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengumumkan masa berkabung nasional pada Minggu (30/10) setelah pesta Halloween menewaskan 151 orang di kawasan kehidupan malam yang padat. Mereka yang tewas dalam bencana Sabtu malam termasuk orang-orang dari Tiongkok, Iran, Rusia, Amerika Serikat (AS), Australia, Uzbekistan, Vietnam, Kazakhstan, Austria, Sri Lanka, Thailand, dan Norwegia. Ini dilaporkan pihak berwenang setempat.

Setidaknya empat warga negara Tiongkok termasuk di antara mereka yang tewas, kantor berita Xinhua melaporkan, seperti pernyataan kedutaan besar Tiongkok di Seoul. "Atas nama pemerintah dan rakyat Tiongkok, saya ingin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan tulus kepada keluarga mereka dan yang terluka," kata Presiden Xi Jinping dalam surat, menurut Xinhua.

Xi mengatakan kecelakaan itu juga menyebabkan warga Tiongkok lain terluka dan berharap Korea Selatan akan melakukan segala upaya untuk menyembuhkan dan menangani akibatnya. 

Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden mengirimkan belasungkawa mereka. Dia menulis, "Kami berduka dengan rakyat Republik Korea dan mengirimkan harapan terbaik kami untuk pemulihan cepat bagi semua orang yang terluka."

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menulis dalam Twitter, "Semua pikiran kami dengan mereka yang saat ini menanggapi dan semua warga Korea Selatan pada saat yang sangat menyedihkan ini."

Seorang warga Norwegia dipastikan tewas dalam gelombang massa itu, kata juru bicara kementerian luar negeri Norwegia, menolak untuk memberikan rincian usia atau identitas, dengan alasan kerahasiaan. "Saya sangat terpukul dengan berita tentang insiden mengerikan sehubungan dengan perayaan Halloween di Seoul," kata Menteri Luar Negeri Norwegia Anniken Huitfeldt dalam sebuah pernyataan.

"Belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman yang kehilangan orang yang mereka cintai. Pikiran saya bersama mereka yang terkena dampak tragedi ini."

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menulis lewat Twitter, "Saya memikirkan semua orang yang terkena dampak tragedi ini, dan berharap pemulihan yang cepat dan penuh bagi mereka yang terluka." (OL-14)

Baca Juga

Antara

Indonesia-Selandia Baru Bahas Kerja Sama Jaminan Produk Halal

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 17:19 WIB
Wamenag berharap, kerja sama jaminan produk halal yang dilakukan dapat memberikan keuntungan bagi dua...
AFP/SPENCER PLATT

Gelombang PHK Menghantui AS

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 07 Desember 2022, 13:30 WIB
Bank of America Corp pun juga mulai memperlambat proses perekrutan. Morgan Stanley saat ini diperkirakan akan mulai memangkas tenaga...
AFP/HECTOR RETAMAL

Taiwan Bantah Dalangi Protes di Tiongkok

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 07 Desember 2022, 13:20 WIB
"Kebebasan berekspresi, kebebasan berbicara adalah hak dasar, dan kami tentu berharap pemerintah Tiongkok akan memperhatikan hak dasar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya