Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
XI Jinping mencetak sejarah setelah mengamankan masa jabatan ketiga sebagai pemimpin Tiongkok, Minggu (23/10), setelah mendominasi kepemipinan di Partai Komunis, yang berkuasa.
Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok memilih Xi sebagai sekretaris jenderal untuk masa jabatan lima tahun ke depan, mengantarkan negara itu kembali ke kepemimpinan tungga setelah puluhan tahun terjadi pembagian kekuasaan di antara para elite.
"Saya berterima kasih setulusnya kepada seluruh agnggota partai karena mempercayai saya," ujar Xi kepada wartawan di Beijing.
Baca juga: Alasan Kesehatan, Hu Jintao Diusir dari Kongres Partai Komunis Tiongkok
Pemimpin berusia 69 tahun itu juga terpilih kembali sebagai Kepala Komisi Militer Pusat Tiongkok. Hal itu berarti Xi merupakan pemipin Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok.
Hal itu juga berarti Xi hampir dipastikan akan menjadi presiden Tiongkok untuk masa jabatan ketiga. Hal itu akan diumumkan secara resmi dalam sidang legislatif tahunan, Maret mendatang.
Hasil pertemuan Partai Komunis Tiongkok pada Minggu (23/10) memastikan Xi menjadi pemimpin terkuat negara Asia itu sejak pendiri Partai Komunis Mao Zedong.
Dalam pidatonya, Minggu (23/10), Xi merayakan keberhasilan Tiongkok menjadi kekuatan global dan sukses di bawha kepemimpinannya.
"Dunia butuh Tiongkok," tegas Xi.
"Setelah lebih dari 40 tahun gagal melakukan reformasi dan membuka diri, kita berhasil membuat dia keajaiban, pertumbuhan ekonomi yang pesat serta stabilitas sosial jangka panjang," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
AS mendesak Tiongkok hentikan tekanan militer terhadap Taiwan setelah latihan "Justice Mission 2025". Presiden Trump pilih pendekatan lunak demi kesepakatan dagang.
Presiden AS Donald Trump menasihati PM Jepang Sanae Takaichi agar tidak memicu ketegangan dengan Tiongkok terkait Taiwan.
Berbicara dalam jumpa pers rutin di Beijing, Mao mengatakan sejak masa jabatan kedua Trump dimulai, kedua kepala negara telah menjalin komunikasi rutin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved