Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow siap untuk melanjutkan pasokan gas ke Uni Eropa melalui jalur pipa Nord Stream 2 yang menuju Jerman di bawah Laut Baltik, namun tawaran itu dengan cepat ditolak oleh Berlin.
Berbicara di forum energi Moskow pada Rabu, Putin mengatakan bahwa salah satu dari dua jalur pipa tetap bertekanan meskipun serangkaian putus bulan lalu yang menyebabkan kebocoran besar, mengirim gas memuntahkan lepas pantai Denmark dan Swedia.
Pipa Nord Stream 1 juga pecah oleh ledakan bawah laut yang kuat pada bulan September.
Para pejabat Barat mengaitkan insiden itu dengan sabotase tetapi menahan diri untuk tidak mengaitkan tanggung jawab atas ledakan itu sementara penyelidikan oleh pejabat Jerman, Denmark dan Swedia terus berlanjut.
Putin mengatakan bahwa jika pemeriksaan membuktikan tautan Nord Stream 2 aman untuk dioperasikan, Rusia siap menggunakan pipa untuk memompa gas ke Eropa, menambahkan kapasitasnya mencapai 27 miliar meter kubik (bcm) per tahun.
Pipa Nord Stream 2 tidak pernah membawa gas alam ke Eropa karena Jerman mencegah aliran dimulai tepat sebelum Rusia melancarkan aksi militer di Ukraina pada 24 Februari.
Putin juga mengulangi tuduhan sebelumnya bahwa Amerika Serikat kemungkinan berada di balik ledakan di jalur pipa Nord Stream, tanpa memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya, dan melontarkan gagasan untuk menciptakan pusat gas alternatif Eropa melalui Turki.
“Tindakan sabotase Nord Stream 1 dan 2 adalah tindakan terorisme internasional yang bertujuan merusak keamanan energi di seluruh benua dengan memblokir pasokan energi murah,” kata Putin, menuduh bahwa AS ingin memaksa Eropa untuk beralih ke impor. gas alam cair yang lebih mahal. (Aljazeera/OL-12)
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Otoritas Jerman, Swedia, dan Denmark sedang menyelidiki ledakan bawah laut yang memicu kebocoran pada dua pipa Nord Stream di Laut Baltik, September lalu.
Penyelam Angkatan Laut AS, yang dibantu Norwegia telah menanam bahan peledak di pipa yang mengalir di bawah Laut Baltik antara Rusia dan Jerman Juni lalu dan meledakkannya tiga bulan kemudian.
Lewat jalur baru ini, harganya dapat lebih stabil dan terbebas dari dinamika politik.
NATO menyatakan kebocoran itu terjadi karena aksi sabotase yang disengaja, sembrono, dan tidak bertanggung jawab.
Gas metana dari kebocoran tersebut menggelegak ke permukaan Laut Baltik dekat Denmark dan Swedia dalam pembuangan yang diperkirakan akan berlangsung selama seminggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved