Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken telah mendesak mempertahankan perdamaian yang tahan lama antara Armenia dan Azerbaijan.
Diplomat tinggi AS itu mempertemukan Menlu dari kedua negara untuk pertama kali sejak pecahnya kekerasan pekan lalu.
Blinken menjamu Menlu Armenia Ararat Mirzoyan dan Menlu Azerbaijan Jeyhun Bayramov di sebuah hotel di New York City, AS, pada Senin (19/9) di sela Sidang Umum tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hal Itu adalah pertemuan tatap muka pertama para menteri luar negeri sejak dua hari terjadi baku tembak pekan lalu.
Blinken meminta tidak ada kekerasan selama beberapa hari. “Keterlibatan diplomatik yang kuat dan berkelanjutan adalah jalan terbaik bagi semua orang,” katanya menjelang pertemuan.
Baca juga: Rusia Sebut Kuburan Massal Izyum Palsu
“Ada jalan menuju perdamaian yang tahan lama yang menyelesaikan perbedaan melalui diplomasi. AS siap melakukan apa pun untuk mendukung upaya ini. Dan saya berterima kasih kepada kedua rekan saya karena berada di sini hari ini untuk melanjutkan percakapan ini,” tutur Blinken.
Pertemuan itu diadakan hanya sehari setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi Armenia dan mengutuk serangan Azeri, menarik keluhan dari Baku.
“Tuduhan tidak berdasar dan tidak adil yang dilontarkan Pelosi terhadap Azerbaijan tidak dapat diterima,” kata Kemenlu Azerbaijan dalam sebuah pernyataan.
“Ini merupakan pukulan berat bagi upaya normalisasi hubungan antara Armenia dan Azerbaijan,” tamabahnya.
Dewan Keamanan Nasional Armenia merevisi jumlah korban tewas dari pertempuran pekan lalu dari 136 menjadi 207, menjadikan total korban tewas di kedua belah pihak menjadi 286.
Gencatan senjata mulai berlaku pada hari Rabu (21/9) setelah pecahnya kekerasan, yang menandai gejolak terburuk sejak Armenia dan Azerbaijan berperang enam minggu atas wilayah Nagorno-Karabakh pada tahun 2020.
Kedua negara pecahan Uni Soviet itu terlibat dalam konflik puluhan tahun atas Nagorno-Karabakh, daerah kantong etnis Armenia di Azerbaijan yang berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh Armenia sejak perang separatis di sana berakhir pada 1994.
Armenia dan Azerbaijan saling menyalahkan atas putaran terakhir penembakan, dengan otoritas Armenia menuduh Baku melakukan agresi tanpa alasan dan pejabat Azeri mengatakan negara mereka menanggapi serangan Armenia.
Berbicara menjelang pertemuan Senin di New York City, Menteri Luar Negeri Azeri Bayramov mengatakan negaranya puas dengan tingkat hubungan dengan AS.
Bayramov juga mengatakan pembicaraan langsungnya dengan mitranya dari Armenia, Mirzoyan, bukanlah hal yang aneh. “Kami selalu terbuka untuk pertemuan,” pungkasnya. (Aljazeera/Fer/OL-09)
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh dilaporkan menjadi sasaran serangan drone pada Selasa (3/3). Insiden tersebut diumumkan Kementerian Pertahanan Arab Saudi.
AS kerahkan tambahan pasukan ke Timur Tengah dalam Operasi Epic Fury terhadap Iran. Jenderal Dan Caine peringatkan potensi jatuhnya lebih banyak korban jiwa tentara AS.
PBB menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di Libanon di tengah eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), unit elit militer Iran, menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan perlawanan setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Akademisi University of Tehran menyebut Iran memfokuskan serangan pada kepentingan AS dan infrastruktur energi di Teluk untuk menekan Washington, seperti disampaikan kepada Al Jazeera.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Kelompok HAM di AS mengajukan permohonan kepada ICC terhadap anggota pemerintahan Joe Biden sebelumnya dan mantan presiden tersebut terkait kejahatan perang Israel.
AKSES mantan Menteri Luar Negeri Antony Blinken terhadap terhadap informasi rahasia Amerika Serikat akan dibatasi.
"Sekretaris genosida, Anda memiliki darah ratusan ribu orang tak berdosa di tangan Anda," kata pengunjuk rasa.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dalam pidatonya di Atlantic Council, mengungkapkan rencana pasca-perang Gaza yang bertujuan mengisi kekosongan kekuasaan di wilayah itu.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah menuju laut timurnya, saat Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengunjungi Seoul.
SEKELOMPOK pengunjuk rasa pro-Palestina berulang kali melakukan protes terhadap kesaksian Menteri Luar Negeri Antony Blinken di hadapan Panel DPR AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved