Selasa 13 September 2022, 14:50 WIB

Turki dan Yunani Saling Provakasi, Perang Tunggu Momentum Saja

Cahya Mulyana | Internasional
Turki dan Yunani Saling Provakasi, Perang Tunggu Momentum Saja

dok.AFP
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah memperingatkan Yunani bahwa mereka akan membayar harga mahal jika terus memprovakasi negaranya.

 

KAPAL Coast Guard Yunani menembaki sebuah kapal kargo Turki yang berlayar di perairan internasional di Laut Aegea. Rentetan tembakan yang diklaim Athena sebagai peringatan dini itu menandai perseteruan yang semakin memanas di antara kedua negara NATO tersebut.

Coast Guard Turki, dalam sebuah pernyataan, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam penembakan di area 11 mil laut (20 km) barat daya pulau Bozcaada, Turki, pada Sabtu pekan lalu.

"Setelah 'tembakan pelecehan' dari dua kapal Yunani, dua kapal Coast Guard Turki pergi ke daerah itu dan kapal-kapal Yunani pergi," lanjut pernyataan tersebut.

Coast Guard Yunani mengonfirmasi bahwa mereka melepaskan tembakan peringatan ke sebuah kapal yang bergerak mencurigakan di perairan teritorial Yunani di lepas pulau Lesbos. Menurut seorang pejabat Coast Guard Yunani, kapten kapal kargo yang diberi tembakan peringatan menolak untuk mengizinkan inspeksi dan kemudian dikawal ke perairan Turki terdekat.

Pejabat itu menambahkan bahwa pihaknya memberi tahu otoritas maritim di Turki tentang insiden tersebut. Daerah itu dikenal dengan banyak kapal yang membawa migran dari Turki ke negara-negara Uni Eropa, Yunani dan Italia.

Coast Guard Yunani mengatakan mereka secara teratur memeriksa kapal-kapal yang berperilaku mencurigakan di Laut Aegea. Hubungan Turki dan Yunani terus diselimuti perselisihan selama beberapa dekade dan gesekan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, di mana kedua belah pihak saling menuduh satu sama lain atas pelanggaran wilayah udara.

Para pejabat Yunani telah menyuarakan keprihatinan tentang pecahnya konflik lain di Eropa setelah perang Rusia di Ukraina. Sebelumnya, Ankara menuduh Athena menduduki beberapa pulau Aegea dan melecehkan jet tempur Turki dengan sistem pertahanan S-300 buatan Rusia yang ditempatkan di sana. Athena membantah klaim tersebut.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah memperingatkan Yunani bahwa mereka akan membayar harga yang mahal jika terus melecehkan jet tempur Turki di atas Laut Aegea dan mengisyaratkan aksi militer.

Yunani mengatakan pihaknya perlu mempertahankan pulau-pulau timurnya, termasuk hotspot wisata Rhodes dan Kos—yang jauh lebih dekat ke Turki daripada ke daratan Yunani, terhadap tetangganya yang lebih besar dan secara militer lebih kuat.

Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis mengatakan pada bahwa dia tetap terbuka untuk pertemuan dengan Erdogan. “Saya menganggap pernyataan baru-baru ini oleh presiden Turki tidak dapat diterima. Namun, kami akan selalu berusaha untuk menjaga saluran komunikasi tetap terbuka,” kata Mitsotakis.

Ia menambahkan bahwa pertemuan puncak informal Uni Eropa pada awal Oktober di Praha mungkin merupakan kesempatan untuk mewujudkannya. Rekaman video dari kejadian hari Sabtu menunjukkan kapal Coast Guard Yunani berada di samping kapal kargo Anatolia ketika suara sekitar selusin tembakan terdengar.

Seorang anggota kru berbicara dalam bahasa Turki, mengatakan mereka diserang oleh Coast Guard Yunani. Media Turki, Anadolu, juga merilis rekaman video yang menunjukkan ada lubang bekas tembakan di jendela dan atap kapal. (Aljazeera/OL-13)

Baca Juga: IMM Minta Asean Waspadai Manuver Tiongkok di Kamboja

Baca Juga

AFP/Christophe ARCHAMBAULT

Polisi Prancis Bubarkan Demonstran Iran di Paris dengan Gas Air Mata

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 26 September 2022, 10:00 WIB
Kepolisian Paris mengonfirmasi penggunaan gas air mata dengan mengatakan sejumlah demonstran berhasil menembus barikade yang ditempatkan di...
AFP/Andreas SOLARO

Untuk Kali Pertama, Italia akan Dipimpin Perempuan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 26 September 2022, 09:53 WIB
Hasil exit poll memperlihatkan Partai Persaudaraan Italia atau Fratelli d'Italia akan menjadi partai politik terbesar dengan 25%...
AFP/UAE PRESIDENTIAL COURT

UEA Sepakat Pasok Gas dan Bahan Bakar Diesel untuk Jerman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 26 September 2022, 09:27 WIB
Scholz berada di UEA dalam rangkaian tur ke kawasan Teluk yang mencakup lawaran ke UEA, Arab Saudi dan Qatar untuk memburu sumber energi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya